Membingungkan, Measure Ikut dihukum

352
RADAR SEMARANG
RADAR SEMARANG
RADAR SEMARANG

SEMARANG – Setelah resmi akan mengajukan banding ke Komisi Banding (Komding) PSSI, saat ini tim advokasi banding PSIS Semarang tengah menyusun memori banding untuk 24 punggawa mereka yang kemarin dihukum oleh Komisi Disiplin (Komdis).

Salah satu anggota tim advokasi PSIS, Yakub Adi Kristanto ditemui kemarin mengatakan, tim advokasi saat ini telah menerima kuasa dari 24 punggawa PSIS yang terhukum untuk memperjuangkan nasib mereka di Komdisng PSSI. “Pernyataan banding sudah kami kirimkan 28 November kemarin. Saat ini kami tinggal menyelesaikan untuk menyusun memori banding dan itu adalah legal standing untuk pengajuan banding. Paling lambat Kamis (4/12) memori banding sudah kami serahkan ke Komding,” kata Yakub.

Yakub yang juga ketua Komdis Asprov PSSI Jateng itu juga menambahkan banding yang diajukan oleh PSIS nantinya diharapkan bisa meringankan atau bahkan membebaskan pemain-pemain PSIS dari jeratan sanksi personal tersebut. “Prinsipnya kami akan memperjuangkan untuk keringanan dan juga pembebasan hukuman karena tidak semua harus dihukum. Seperti contoh kenapa pembantu umum dan measure ikut dihukum?,” lanjutnya.

Selain itu tim advokasi PSIS juga menilai Komdis PSSI terlalu membabi buta dalam pemberian hukuman personal terlebih menurutnya Komdis dalam hal ini menggunakan asal yang sama untuk menghukum semua pemain PSIS yang masuk dalam daftar susunan pemain di laga PSS versus PSIS beberapa waktu lalu.

Salah satu anggota tim advokasi lainnya, Sutrisno juga berharap melalui banding yang akan diajukan oleh timnya, Komding PSSI bisa melihat kembali fakta yang sebenarnya untuk kemudian meringankan atau menghapuskan hukuman personal tersebut. “Itu kan tidak adil. Makanya kami akan semakisimal mungkin untu memperjuangkan keringanan atau bahkan pembebasan karena kalau soal hukuman itukan yang paling penting adalah membina bukan mematikan karis pemain. Intinya kami menilai hukuman tersebut tidak tepat diberikan untuk PSIS,” tegasnya. (bas/smu)