Tolong Penumpang Sakit, Rp 13 Juta Raib

395

BARUSARI – Rasa sedih bercampur geram tak mampu disembunyikan Bernadetta Sulastri, 55, warga asal Jalan Kartini, Sidorejo, Salatiga. Entah mimpi buruk apa semalam, sehingga uang Rp 13 juta miliknya raib dicopet di dalam angutan kota (angkot).

Diceritakannya, aksi pencopetan itu terjadi Kamis (27/11) lalu, sekitar pukul 10.30. Awalnya, wanita yang berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini berangkat dari Salatiga naik bus, kemudian turun di Banyumanik. Ia kemudian pindah, naik angkutan kota (Angkot) hendak menuju ke Jalan Ksatrian, Jatingaleh, Semarang. ”Saat di dalam angkot, ada satu penumpang yang mendadak sakit. Saya dan penumpang lainnya berusaha melakukan pertolongan,” kata Bernadetta.

Korban tidak sadar, saat kondisi panik ada orang sakit itu, beberapa pria juga turun berdesakan menolong pria yang sakit tersebut. Diduga, para pria yang turut menolong itu juga komplotan pencopet. Dompet yang ditaruh di dalam tas korban diduga diambil saat kondisi dalam angkot tersebut panik. Namun begitu pria yang sakit itu membaik, segerombolan pria itu juga turun bersamaan.

Bernadetta baru sadar setelah turun dari angkot mendapati resleting tas terbuka. Betapa terperangah, saat dicek, ternyata dompet berisi uang dan sejumlah ATM BNI, BRI, dan Mandiri, miliknya di dalam tas, raib. ”Saya sempat mencari di dalam angkot, kebetulan saat itu angkotnya belum jalan. Tapi dompet itu tidak ada,” katanya.

Korban yang bukan asli warga Semarang kebingungan atas nasib yang menimpa. Dengan susah payah dan atas petunjuk warga, ia akhirnya menuju ke Polrestabes Semarang, Sabtu (29/11), sekitar pukul 14.45. Celakanya, sejumlah uang tabungan di dalam ATM milik korban saat dicek di bank telah dikuras. ”Totalnya Rp 13 juta,” katanya.

Bernadetta menduga, pelakunya adalah komplotan yang berpura-pura menolong pria sakit di dalam angkot. ”Saat dalam perjalanan dari Salatiga ke Banyumanik, saya masih mendapati dompet di dalam tas,” ujarnya.

Apa boleh buat, nasi telah menjadi bubur. Ia hanya bisa pasrah menerima malapetaka di dalam angkot tersebut. Ia berharap tim kepolisian bisa mengusut kejahatan jalanan yang sangat meresahkan itu. (mg5/zal/ce1)