Hartono Masih Calon Terkuat

356
Hartono. (DOK/RASE)
Hartono. (DOK/RASE)
Hartono. (DOK/RASE)

SEMARANG – Musyawarah olahraga provinsi luarbiasa (Musorprovlub) yang tinggal beberapa hari lagi, tak memunculkan tokoh baru yang berencana maju sebagai calon ketua umum antarwaktu KONI Jawa Tengah hingga akhir 2016 mendatang.

Hingga kemarin tercatat baru dua calon yang sudah mengambil formulir bakal calon Ketua KONI Jateng di tim penjaringan. Keduanya adalah Darwinto yang mengambil pada Jumat (28/11) dan Andreas Budi Wiroharjo pada Minggu (30/11). Kedua tokoh tidak begitu dikenal di kalangan insan olahraga di Jawa Tengah.

Sementara mantan anggota tim monitoring dan evaluasi KONI Jawa Tengah Bambang Husodo baru menghubungi sekretariat KONI, terkait rencana pengambilan formulir. “Saya akan ambil formulir tanggal 4 Desember,” ujarnya, saat dihubungi kemarin. Kemudian calon lain yang disebut-sebut juga akan maju, yakni Plt KONI Jateng Hartono dan Daniel Toto Indiono juga masih belum mengambil formulir itu. Rencananya, panitia akan menutup pengembalian formulir hingga 5 Desember.

Dari nama-nama calon ketua umum KONI Jateng antarwaktu tersebut, nama Hartono tampaknya masih menjadi calon terkuat. Sebagai mantan pelaksana tugas ketua umum selama satu tahun, nama Hartono cukup mengakar terutama di tingkar pengprov cabang olahraga. Hartono yang aktif di Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (Forki) ini juga dikenal kooperatif dengan para pengurus cabang olahraga.

“Pak Hartono selama ini kami kenal cukup bisa mengakomodir dan menyerap keinginan dari cabang olahraga. Dari sisi kepemimpinan dia juga cukup baik,” ujar Johar Lin Eng, Ketua PSSI Jateng.

Senada, Wakil Ketua Umum Pengprov Perbasi Jateng Poa Seng Goeng juga menilai sosok Hartono cukup baik memimpin KONI Jateng. “Perbasi belum menentukan pilihan, karena memang siapa saja yang maju kita belum tahu. Tapi menurut saya, karena sebentar lagi sudah Pra PON dilanjutkan PON, maka KONI Jateng tidak punya banyak waktu untuk memulai organisasi ini dari nol. Ketuanya saya rasa akan lebih baik dari internal, supaya program yang sudah ada bisa berjalan baik,” ujarnya.

Seperti diketahui, KONI Provinsi Jawa Tengah membuka pendaftaran bagi ketua umum untuk periode dua tahun mendatang setelah ketua umum sebelumnya Tutuk Kurniawan mengundurkan diri karena tersangkut masalah hukum.

Ketua Tim Penjaringan Calon Ketua Umum KONI Jateng, John Richard Latuihamallo mengatakan, pada 5 Desember mendatang, calon ketua umum harus melengkapi persyaratan yang ditentukan kemudian induk organisasi olahraga di Jawa Tengah ini menggelar Musorprovlub yang digelar di Hotel Patra Semarang, 6 Desember 2014.

Ia mengatakan untuk menjadi ketua umum KONI Jateng, panitia telah merumuskan kriteria dan persyaratan khusus. Kriteria umum sesuai anggaran rumah tangga KONI Bab IV bagian kesepuluh pasal 27 soal kriteria ketua umum. Dalam pasal tersebut dinyatakan bahwa ketua umum mempunyai kemampuan manajerial, pengabdian dan waktu yang cukup untuk mengelola organisasi olahraga, mampu menjadi pengayom dan pemersatu unsur masyarakat olahraga, mempunyai visi yang luas dalam membina olahraga prestasi. Kemudian mampu menjalin kerja sama dengan badan-badan usaha dan instansi terkait untuk menunjang pembinaan olahraga prestasi, serta mampu menggalang kerja sama dengan badan-badan keolahragaan tingkat nasional.

Sementara itu persyaratan khusus, kata dia, adalah tidak melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007. Kemudian berdomisili di wilayah hukum Jawa Tengah minimal satu tahun terakhir dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk. Kemudian persyaratan khusus ketiga adalah calon ketua umum pernah menjadi pengurus inti cabang olahraga tingkat provinsi sekurang-kurangnya satu periode kepengurusan. “Pengurus inti yang dimaksudkan seperti ketua umum, wakil ketua umum, sekretaris umum, atau bendahara,” katanya. (smu)