Jokowi Akan Blusukan, Preman Johar Dirazia

366
RAZIA PEKAT: Sebelas pria yang diduga preman dan pengamen yang diamankan dari kawasan Johar kemarin. (ABDUL MUGHIS/RADAR SEMARANG)
 RAZIA PEKAT: Sebelas pria yang diduga preman dan pengamen yang diamankan dari kawasan Johar kemarin. (ABDUL MUGHIS/RADAR SEMARANG)

RAZIA PEKAT: Sebelas pria yang diduga preman dan pengamen yang diamankan dari kawasan Johar kemarin. (ABDUL MUGHIS/RADAR SEMARANG)

JOHAR – Rencana kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Akpol Semarang, Selasa (2/12) hari ini, membuat jajaran kepolisian di Kota Semarang sibuk melakukan pengamanan secara ketat. Sejumlah tempat disterilkan untuk antisipasi adanya gangguan yang mengancam keselamatan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Kemarin, sebanyak 11 pengamen dan preman di Pasar Johar Semarang digelandang oleh petugas gabungan Polrestabes Semarang dan Satpol PP. Hal tersebut dilakukan mengingat rencananya Presiden Jokowi akan blusukan di Pasar Johar.

”Ada 11 orang yang kami amankan. Ini upaya sterilisasi menyambut kedatangan Presiden Jokowi,” kata Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Hendri Yulianto saat ditemui Radar Semarang di Pos Polisi Johar, Senin (1/12)

Dijelaskan, sejumlah pria yang diamankan tersebut diduga sebagai preman yang tidak memiliki kartu identitas jelas. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, para pemuda tersebut diamankan untuk dilakukan pembinaan. ”Semuanya diamankan dari sekitar Pasar Johar,” ujarnya.

Dalam razia preman itu, pihaknya bekerja sama dengan Satpol PP Kota Semarang. Anggota Polsek Semarang Tengah sendiri menerjunkan 80 personel dan 12 personel dari Polrestabes Semarang.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Liliek Darmanto saat dikonfirmasi membenarkan jika hari ini Presiden Jokowi akan mengunjungi Pasar Johar. ”Iya, rencananya memang akan ke sana (Pasar Johar), tapi ya lihat saja besok. Kami tetap siaga,” katanya. (mg5/aro/ce1)