Pabrik Sido Muncul Jadi Destinasi Wisata

370
DUKUNG PARIWISATA: Presdir PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat saat memberikan motivasi di Stiepari, akhir pekan lalu. (IST)
 DUKUNG PARIWISATA: Presdir PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat saat memberikan motivasi di Stiepari, akhir pekan lalu. (IST)

DUKUNG PARIWISATA: Presdir PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat saat memberikan motivasi di Stiepari, akhir pekan lalu. (IST)

SEMARANG – Dunia pariwisata, memiliki potensi untuk menghasikan devisa baik dari wisatawan asing maupun domestik. Melihat potensi ini Industri Jamu dan Farmasi PT Sido Muncul Tbk memberikan dukungan penuh dan komitmen dalam memajukan dunia pariwisata di Indonesia dan Jawa Tengah pada khususnya.

Industri pariwisata menurut Presdir PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat memiliki peran dalam meningkatkan pertumbuhan suatu daerah. Sebagai salah satu perusahaan jamu terbesar di Indonesia, Sido Muncul sudah sejak lama berupaya keras untuk memperkenalkan dunia wisata Indonesia melalui iklan tentang pariwisata Indonesia, seperti Iklan-iklan produk Sido Muncul yang bercerita mengenai ragam budaya dan wisata dari sejumlah destinasi di Indonesia seperti Labuan Bajo. “Ini menjadi bukti kami peduli dengan dunia kepariwisataan,” katanya, saat mengisi motivasi dalam kegiatan bertema pariwisata yang digelar oleh Stiepari, di Wisma Perdamaian Semarang, akhir pekan lalu.

Dicontohkan, dalam upaya mendukung wisata Jateng, Sido Muncul membuka kunjungan pabrik di Klepu, Kabupaten Semarang sebagai salah satu tujuan wisata industri. Bahkan, kini tingkat kunjungan wisata ke Pabrik Sido Muncul mencapai 6.000 orang dalam sebulan baik dari dalam maupun luar negeri.. “Wisatawan ini tidak sekedar mengunjungi wisata agro Sido Muncul, tetapi juga ikut belajar tentang proses pemuatan jamu secara hieginis di pabrik ,” tambah Irwan.

Irwan menargetkan, pada tahun 2015 tingkat kunjungan ke pabrik Sido Muncul bisa mencapai 12.000 orang sebulan. Langkah tersebut akan diwujudkan seiring perluasan pabrik yang masih berjalan. Menurutnya, konsep ke depan, Pabrik Sido Muncul juga akan dilengkapi dengan restoran, hotel, serta shopping center, khususnya untuk menjual produk-produk Sido Muncul. Upaya tersebut tentu saja sebagai bagian dari mendukung dan menggali potensi wisata di Semarang dan sekitarnya. “Para Wisatawan nantinya kalau berkunjung ke Semarang selain ke wisata heritage dan religius, juga bisa ditawarkan wisata industri,” ungkapnya.

Menurut Irwan, setiap daerah memiliki potensi wisata sendiri, tinggal bagaimana pemerintah setempat menggalinya. “Bila pemerintah jeli Semarang banyak sekali potensinya, karena Semarang memiliki pelabuhan laut dan Bandara. “Jadi Semarang tidak hanya menjual wisata heritage dan religi tetapi masih banyak potensi-potensi wisata yang digali dan dikembangkan, seperti industri pengolahan hasil laut dan lainnya,” ujar Irwan. (*/tya/smu)