Amankan Pelanggar Lalin, Polisi Terluka

383

SALATIGA- Jari manis tangan kanan Brigadir Beni terpaksa mendapatkan lima jahitan akibat berusaha merebut kunci motor dari pengendara yang melanggar ketertiban lalu lintas, di kawasan Jalanb Imam Bonjol , Selasa (2/12) kemarin,
Menurut penuturan Brigadir Beni, mulanya dia hendak pulang ke kantor Satlantas setelah berjaga di pos penertiban lalu lintas jam berangkat sekolah. Dalam perjalanan, saat motornya melaju di Jalan Imam Bojol, Brigadir Beni melihat remaja berbonceng tiga tanpa membawa helm. Dua laki-laki dan satu perempuan.

Segera Brigadir memberhentikan motor Versa 150 baru yang belum dilengkapi dengan plat nomor. Setelah menyapa dan meminta menunjukkan surat izin mengemudi (SIM) dan STNK ternyata tidak bisa menunjukkan. Ditambah ketiganya masih terpengaruh oleh minuman keras.

Saat berusaha mengambil kunci motor milik A, ternyata A yang merupakan warga Ngawen segera menancap gas motornya. Sehingga ban depan motor sempat terangkat. Tak pelak Brigadir Beni kaget. Malangnya, cincin di jari manis brigadir Beni tersangkut di gantungan kunci motor. Akibatnya, tangan Brigadir Beni terkelupas.

A berhasil lolos. Dua orang yang membonceng A, terjatuh dan berusaha melarikan diri dikejar oleh masyarakat dari depan Pom Bensin jalan Imam Bonjol sampai depan Warung makan Joglo. Siang harinya A akhirnya menyerahkan diri di Satreskrim Polres Salatiga. Setelah lama diintrogasi, A tidak bisa dijerat hukum karena masih berusia 16 tahun. “Akibat peristiwa ini tangan saya harus mendapat lima jahitan,” ujarnya. (mg14/12)