Setahun, Tanam 1,5 Juta Pohon

401
MENUJU GREEN CITY: Bupati Wonosobo Kholiq Arif menanam bibit pohon dalam peringatan Hari Menanam Pohon di Kelurahan Garung, Kecamatan Garung, kemarin. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)
 MENUJU GREEN CITY: Bupati Wonosobo Kholiq Arif menanam bibit pohon dalam peringatan Hari Menanam Pohon di Kelurahan Garung, Kecamatan Garung, kemarin. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

MENUJU GREEN CITY: Bupati Wonosobo Kholiq Arif menanam bibit pohon dalam peringatan Hari Menanam Pohon di Kelurahan Garung, Kecamatan Garung, kemarin. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO – Sepanjang 2014, masyarakat Wonosobo telah berhasil menanam 1,5 juta batang pohon. Menariknya, dari jumlah tersebut, 500 ribu batang pohon berasal dari swadaya masyarakat.

“Ke depan, melalui berbagai program seperti kebun bibit sekolah (KBS), kebun bibit TNI (KBT), hingga kebun bibit rakyat (KBR) yang telah bergulir beberapa tahun terakhir, jumlah pohon diharapkan semakin meningkat,”kata Bupati Kholiq Arif, kemarin, saat memperingati Hari Menanam Pohon di Kelurahan Garung, Kecamatan Garung.

Menurut Bupati Kholiq, semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membudayakan gerakan menanam, akan mempercepat upaya pemulihan lingkungan. Juga merehabilitasi lahan kritis di Kabupaten Wonosobo.

“Ini juga selaras dengan upaya Pemkab Wonosobo untuk merealisasikan cita-cita menjadikan Wonosobo sebagai Kota Hijau (Green City), serta upaya meningkatkan debit mata air.”
Kholiq meyakini, meningkatnya jumlah pohon yang ditanam, akan membawa efek positif bagi ketersediaan air di Kabupaten Wonosobo. Hilangnya sejumlah mata air di berbagai daerah resapan akibat kerusakan lahan, menurut Kholiq, akan bisa diatasi dengan memperbanyak menanam.

Hal itu terbukti dari semakin menurunnya persentase kehilangan mata air, dari sebelumnya 35 persen menjadi sekitar 20 persen pada akhir 2014. “Ini tentu saja penting, mengingat status Wonosobo sebagai Kabupaten penyangga bagi berbagai daerah lain di bawahnya,” katanya.

Kholiq berharap, ke depan Pemkab terus mendorong semua pihak untuk tetap berkomitmen terhadap gerakan menanam. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada segenap BUMN/BUMD dan perusahaan yang aktif mendukung gerakan menanam melalui corporate social responsibility (CSR).

Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Wonosobo Dwi Yama MT mengatakan, inisiatif memperingati Hari Menanam Pohon dan Bulan Menanam Nasional tujuannya untuk memotivasi dan menyemangati seluruh masyarakat untuk semakin giat menanam dan memelihara pohon. “Sesuai tema peringatan Hutan Lestari Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan, Air dan Energi Terbarukan,” katanya. (ali/isk)