MP Predators Target Berikutnya

381
DOK/RASE
DOK/RASE
DOK/RASE

SEMARANG – Tim basket putri Sahabat Wisma Sehati Semarang bertekad untuk melanjutkan tren positif di Seri I ajang Women’s National Basketball League (WNBL) 2014 yang digelar di Hall Basket Senayan, Jakarta. Setelah berhasil memenangi derby Jateng versus Sritex Dragons pada laga pembuka lalu, hari ini Yuni Anggraeni dkk akan melakoni laga kedua versus Jakarta Merah Putih Predators di tempat yang sama.

Musim ini Sahabat mematok target kembali mencapai final WNBL. Kemenangan kemarin mengakhiri rekor tidak pernah menang Sahabat dalam laga pertama mereka setiap musim. Pada inaugural season 2012, Sahabat kalah 39-49 oleh Sritex. Kemudian, pada 2012-2013, Sahabat takluk 45-55 oleh Merah Putih. Musim lalu, mereka pun dipermalukan Tomang Sakti 49-70.

Angka pertama musim ini dibuka center Sritex Lophy Mora Christya. Dua kali tembakan free throw pemain berusia 20 tahun itu membuat Sritex unggul lebih dahulu. Sahabat dengan cepat membalas melalui tembakan Yuni Anggraeni dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Setelah itu, Sahabat lebih agresif, meski membawa skuad tipis, yakni hanya 10 pemain. Mereka bisa mengoleksi 20 poin pada kuarter pertama. Sementara itu, Sritex yang kehilangan dua pilar penting, yakni center Yulindawati yang pindah ke Tomang Sakti dan forward Maharani Adhipuspitasari yang cedera tumit kanan, tampil kurang gereget. Mereka hanya bisa mencetak 12 angka pada kuarter pertama.

Selama pertandingan, celah di paint area Sritex mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Sahabat. Tidak heran, Sahabat begitu mendominasi rebound. Tercatat, para pemain Sahabat melakukan 57 rebound dan Sritex hanya 36 rebound.

Setelah laga, pelatih Sahabat Xaverius Wiwid mengungkapkan, performa pasukannya membaik jika diban­dingkan dengan musim lalu. Kalau biasanya tulang punggung tim hanya Nathasa Debby Cristaline, Sinta Ayu Ramadhani, Yuni Anggraeni, dan Nur Rahmawati, kini Wiwit lebih pede mengutak-atik komposisi pemain. “Kebiasaan buruk musim lalu ingin saya ganti. Jangan cuma empat pemain yang tampil hampir 40 menit di setiap laga. Sekarang minute play anak-anak lebih saya buat merata,” kata Wiwid kemarin. (bas/smu)