Pelebaran Jalan Terhambat Utilitas PLN

382
MEMBAHAYAKAN- Proyek pelebaran jalan Banyumanik-Bawen terganggu keberadaan tiang listrik PLN yang belum dipindahkan membahayakan pengguna jalan. (FOTO: PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
MEMBAHAYAKAN- Proyek pelebaran jalan Banyumanik-Bawen terganggu keberadaan tiang listrik PLN yang belum dipindahkan membahayakan pengguna jalan. (FOTO: PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
MEMBAHAYAKAN- Proyek pelebaran jalan Banyumanik-Bawen terganggu keberadaan tiang listrik PLN yang belum dipindahkan membahayakan pengguna jalan. (FOTO: PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN- Proyek peningkatan dan pelebaran jalan utama Banyumanik hingga Bawen bakal terkendala. Terutama di sepanjang Jalan Gatot Soebroto Ungaran tepatnya di depan pasar Bandarjo. Sebab masih ada sekitar 5 tiang listrik yang belum digeser, sehingga jika jalan tersebut jadi maka tiang listrik itu berada di badan jalan. Keberadaan tiang listrik tersebut tentunya akan membahayakan pengguna jalan.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto mengatakan semestinya PT PLN melakukan penggeseran tiang listrik sehingga proyek tersebut dapat berjalan dengan lancar. Dengan tidak dipindahkannya tiang listrik tersebut menurut Bambang, PLN sepertinya tidak mendukung program peningkatan dan pelebaran jalan Banyumanik-Bawen dengan kontrak berbasis kinerja (KBK).

“Padahal saat ini sudah akhir 2014, tapi masih ada pekerjaan pelebaran jalan nasional yang ada di Kabupaten Semarang dan belum ada pemindahan tiang listrik. Itu sama saja, PLN tidak mendukung pembangunan yang menjadi program pemerintah pusat. Semestinya sejak awal tiang listrik itu sudah dipindahkan jadi posisinya tidak di badan jalan,” kata Bambang Kusriyanto, Jumat (5/12).

Menurut Bambang, pihaknya melihat masih ada tiang listrik di depan pasar Bandarjo Ungaran yang belum digeser, padahal pelebaran jalan sudah berlangsung. Jika badan jalan tersebut sudah jadi dan tiang listrik belum dipindahkan, maka tiang listrik itu akan menjadi di badan jalan. Kondisi tersebut menurut Bambang cukup membahayakan.“Tidak hanya di depan Pasar Bandarjo saja, tapi di beberapa lokasi juga masih belum dipindahkan. Seharusnya segera dipindahkan, karena membahayakan pengguna jalan nantinya. Semestinya Bupati langsung menyikapi dengan meminta Gubernur Jateng agar mendesak PLN memindahkan tiang listrik tersebut,” kata Bambang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Mas’ud Ridwan mendesak agar PLN secepatnya memindahkan tiang-tiang listrik sebelum jalan tersebut jadi. Sebab jika proyek tersebut selesai di bangun dan PLN melakukan pemindahan maka jalan yang semula sudah bagus rusak lagi kontruksinya karena pembongkaran tiang listrik. “Program pelebaran jalan dari pemerintah pusat sudah lama, semestinya sejak awal PLN meresponnya. Tidak setelah dibangun baru minta persetujuan PLN pusat atau alasan lainnya,” ungkap Mas’ud. (tyo/zal)