Ekspatriat dan “Politisi” ikut Kirab Saparan

368
MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG
MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG
MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG

SALATIGA – Perayaan tradisional Saparan di Dukuh Krajan, Kecamatan Sidomukti,Salatiga kemarin (7/12), berlangsung meriah. Peringatan itu diramaikan oleh beberapa ekspatriat yang menggenakan pakaian tradisional jawa. Tak ayal mereka menjadi pusat perhatian penonton. Para ekspatriat itu berasal dari Inggris, Jerman dan Amerika. Mereka adalah para guru di sekolah internasional di Kembangarum.

MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG
MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG

Kirab budaya diikuti oleh 12 RT. RT 1 menampilkan Raja Jogja dengan prajurit kraton yang asyik menikmati tarian gambyong. RT 2 menampilkan tokoh mahabarata dengan tingkah – tingkah yang usil. RT 3 menampilkan pakai adat jawa dengan modifikasi modern. RT 4 menampilkan tarian topeng hitam dipadu dengan jogetan ala tokoh sinetron lagu Munaroh. RT 5 menampilkan pakaian holowin, RT 6 Budaya islam jawa, RT 7 busana kebaya dengan kolaborasi baju kertas, RT 8 reog, jaranan dan ogoh-ogoh, RT 9 orang pedalaman dan tokoh pewayangan, RT 10 Petani Indonesia, RT 11 dan 12 tari dan sholawatan. Dari kesemua peserta membawa tumpengan hasil bumi yang nantinya diperebutkan oleh warga. Sehingga Kirab budaya yang mengelilingi wilayah RW 1, disambut antusias tidak hanya warga RW 1 tapi juga warga dari RW lain.

Kegiatan Saparan di RW 1 Dukuh Krajan dimulai sejak hari Selasa (2/12). Acara dimulai dengan resik makam kemudian doa bersama. Hari selanjutnya dilanjutkan dengan resik desa. Kemudian pertunjukan kuda lumping dan ditutup dengan kirap budaya dan wayangan.

Ketua RW 1 Sukamto melalui ketua panitia Noto Suprapto mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk melestarikan budaya Jawa. Disamping juga untuk memperkenalkan bulan islam kepada generasi muda. “Sekarang kita bisa lihat generasi muda lebih condong ke budaya Barat. Sehingga lupa kepada budaya akar rumput yang telah menjadi warisan budaya nenek moyang kita,” jelas dia.

Noto menambahkan, jika kegiatan Saparan di RW 1 Dukuh Karajan sudah diadakan sebanyak 4 kali. Dari tahun ke tahun, kegiatan tahun ini yang paling meriah karena dibuka oleh walikota Salatiga.(mg14/sas/zal)