Mesin Cuci Dua Tabung Sharp Dolphinwave Series Kian Berjaya

400
PENGIRIMAN PERDANA : Top Management PT SEID bersama sejumlah karyawan, para suppliers, dan shareholders di acara 1st Shipping Ceremony of 10 Kg Washing Machine Sharp. (DOK PT SEID)
PENGIRIMAN PERDANA : Top Management PT SEID bersama sejumlah karyawan, para suppliers, dan shareholders di acara 1st Shipping Ceremony of 10 Kg Washing Machine Sharp. (DOK PT SEID)
PENGIRIMAN PERDANA : Top Management PT SEID bersama sejumlah karyawan, para suppliers, dan shareholders di acara 1st Shipping Ceremony of 10 Kg Washing Machine Sharp. (DOK PT SEID)

MESIN cuci Dolphinwave Series dengan kapasitas 10 kg , mulai didistribusikan ke masyarakat di berbagai kota di Indonesia. Pengiriman perdana ini, sekaligus perayaan keberhasilan prestasinya dalam memproduksi 3 juta mesin cuci dalam kurun waktu 7 tahun sejak awal pengoperasian pabrik mesin cuci lokal di tahun 2008.

“Kami melakukan pengiriman pertama sekitar 1.700 unit produk mesin cuci. Ini karena permintaan mecin cuci terus mengalami pertumbuhan cukup pesat,” jelas Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (SEID), Fumihiro Irie.
Ditambahkan dia, permintaan mesin cuci dua tabung Sharp masih terus tumbuh. Bahkan PT SEID membukukan pertumbuhan hingga 20 persen per tahun dengan pangsa pasar sekitar 25,2 persen. “Karena itulah, kami menargetkan peningkatan pertumbuhan hingga akhir tahun 2014, yakni dengan market share atau pangsa pasar sekitar 27,5 persen,” tuturnya.

Diakuinya, keberhasilan Sharp dalam mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar mesin cuci dua tabung karena kejelian Sharp dalam melihat dan mengakomodasi kebutuhan konsumen. Di antaranya PT SEID melengkapi produk mesin cuci dengan fitur-fitur local-fit seperti double pulsator yang mampu melakukan proses pencucian lebih sempurna, teknologi Super Aquamagic yang mampu menyaring air hingga dapat mempertahankan kualitas warna pakaian, kapasitas tabung yang besar, hemat listrik, hemat penggunaan air, serta panel berbahasa Indonesia yang memudahkan konsemen mengoperasikan mesin.

PECAH KENDI : Top Management SEID saat melakukan prosesi pecah kendi sebelum melepas truk pertama yang mengirimkan mesin cuci 10 kg terbaru Sharp ke seluruh Indonesia.
PECAH KENDI : Top Management SEID saat melakukan prosesi pecah kendi sebelum melepas truk pertama yang mengirimkan mesin cuci 10 kg terbaru Sharp ke seluruh Indonesia.

“Dengan peluncuran mesin cuci dua tabung ini, kami berharap bisa menaikkan pangsa pasar dan mempertahankan posisi Sharp sebagai pemimpin pasar produk mesin cuci dua tabung di Indonesia,” jelas Marketing dan Sales General Manager PT SEID, Andry Ady Utomo.

Menurutnya, minat konsumen untuk produk mesin cuci dua tabung (Twin Tub) berkapasitas di atas 8 kilogram terus tumbuh dibandingkan tahun lalu. Sedangkan minat konsumen untuk mesin cuci berkapasitas kecil cenderung melemah. Di bulan September tahun 2014 ini saja, kontribusi mesin cuci dua tabung naik 2,8 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu. Sementara kontribusi mesin cuci berkapasitas 8 dan 9 kilogram naik sekitar 2 persen.

Tumbuhnya angka ini, imbuhnya, turut berkontribusi pada meningkatnya market share mesin cuci dua tabung milik Sharp. Yakni, dari 22,8 persen di tahun 2013 menjadi 25,2 persen di tahun 2014 hingga mampu mempertahankan posisi Sharp sebagai market leader nomor satu untuk produk mesin cuci dua tabung.

Meski begitu, PT SEID memproyeksikan adanya pergeseran tren konsumen ke mesin cuci dua tabung dengan kapasitas besar. Pangsa pasar mesin cuci dengan kapasitas 10 kilogram akan menjadi sangat potensial ke depan.

“Dengan kapasitas yang besar, lini terbaru dari Dolphinwave Series ini mampu mengakomodasi cucian sekeluarga yang banyak dan berukuran besar, mulai dari handuk, selimut, sprei, hingga bed cover dan tirai,” tuturnya.

PERKUAT SHARP : Truk ekspedisi siap berangkat menuju kota-kota di Indonesia membawa produk mesin cuci Dolphiwave series 10 Kg.
PERKUAT SHARP : Truk ekspedisi siap berangkat menuju kota-kota di Indonesia membawa produk mesin cuci Dolphiwave series 10 Kg.

Besarnya kapasitas ini, kata Andry, akan menguntungkan pengguna. Karena waktu mencuci menjadi lebih efisien. Apalagi umumnya keluarga di Indonesia memiliki empat orang anggota. Biasanya menghasilkan pakaian kotor sebanyak 12-14 kilogram dalam seminggu. Sehigga membutuhkan mesin cuci dengan kapasitas minimal 7 atau 8 kilogram. Itupun dibutuhkan mencuci sekitar 3-4 kali proses pencucian dalam seminggu untuk mencuci pakaian kotor seluruh keluarga. “Namun dengan mesin cuci 10 kilogram Sharp, pengguna hanya perlu mencuci 1-2 kali dalam seminggu,” jelas Fumihiro Irie.

Selain memiliki kapasitas besar, mesin cuci ini juga hemat air dan listrik. Dari hasil simulasi penggunaan mesin cuci ini, dalam setahun konsumen bisa menghemat penggunaan air sampai 17 persen dan menghemat pemakaian listrik sampai 32 persen. Ditambah lagi dengan konsumsi listrik model ini yang sangat hemat, karena untuk proses cuci hanya 275 watt dan pengeringan 110 watt. Lebih rendah dibandingkan dengan model yang sama di merek lain.

“Beragam keunggulan ini membuat kami optimistis, dapat terjual sekitar 5.000 unit per bulan dan berkontribusi sebesar 6-7 persen dari keseluruhan penjualan mesin cuci dua tabung Sharp yang kami targetkan mencapai 80.000 unit/bulan. Harapannya, model ini dapat lebih meningkatkan market share mesin cuci dua tabung di angka 27,5 persen,” imbuh General Manager Product Planning Division PT SEID, Herdiana Anita Pisceria. (adv/tya/ida)