Nasionalisme Mulai Luntur

394
Anggota DPR RI H Fadholi saat dengar pendapat dengan warga di balai desa Pabelan, Kabupaten Semarang, kemarin. (Dinar Sasongko/Radar Semarang)
Anggota DPR RI H Fadholi saat dengar pendapat dengan warga di balai desa Pabelan, Kabupaten Semarang, kemarin. (Dinar Sasongko/Radar Semarang)
Anggota DPR RI H Fadholi saat dengar pendapat dengan warga di balai desa Pabelan, Kabupaten Semarang, kemarin. (Dinar Sasongko/Radar Semarang)

SALATIGA – Semangat nasionalisme di kalangan masyarakat dan generasi muda saat ini mulai luntur. Contohnya, banyak generasi muda yang lebih mengidolakan budaya asing, dibandingkan budaya sendiri. Banyak yang lupa dengan sila-sila dalam Pancasila, atau lebih bangga dengan produk-produk asing dan masih banyak lagi.

Hal itu mencuat saat acara dengar pendapat antara H Fadholi, salah seorang anggota DPR RI dengan sejumlah tokoh masyarakat yang dilaksanakan di aula Balaidesa Pabelan, Kabupaten Semarang, Minggu malam. Acara ini dihadiri oleh seratusan warga dan tokoh masyarakat.

Menurut Fadholi, dari dengan pendapat tersebut, dirinya ingin mengetahui sejauh mana nilai kebangsaan itu tertanam di masyarakat dan sekaligus memberikan pemahaman tentang nilai kebangsaan yang sudah mulai luntur. Menurut dia, ada empat dasar nilai luhur yang harus ditanamkan, yaitu tentang Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45.

“ Dengar pendapat ini merupakan penguatan nilai – nilai kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI yang diimplementasikan dalam nilai-nilai luhur Pancasila, sekaligus untuk mendengarkan secara langsung masukan-masukan dari masyarakat,” imbuh anggota DPR RI Komisi IV ini yang juga sekretaris fraksi Partai Nasdem di MPR-RI.

Menurutnya, nasionalisme di jaman sekarang berbeda jauh dengan jaman perang kemerdekaan dahulu. Jaman sekarang, mencintai produk dalam negeri dibanding produk asing itu sudah bagian dari nasionalisme. “Untuk itu, pentingnya peningkatan kesadaran kepada masyarakat dan generasi muda, agar bangga dan mencintai produk sendiri,” tandasnya.

Sementara, salah seorang tokoh masyarakat Tengaran, M. Abid memberikan apresiasi kegiatan dengar pendapat ini. Karena selain mendekatkan wakil rakyat dengan rakyat yang ada di desa, sekaligus teman yang diusung ini juga bisa menyadarkan masyarakat akan arti pentingnya nasionalisme.(sas/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.