Pemberian Bantuan Prioritaskan Kedekatan

317

SALATIGA–Penerima bantuan sosial bedah rumah di Salatiga dianggap masih belum merata. Karena masih banyak warga yang seharusnya masuk daftar penerima justru belum mendapat bantuan tersebut. Diduga prioritas penerima bantuan karena faktor kedekatan dengan anggota DPRD Kota Salatiga. Sehingga beberapa warga penerima yang telah tercantum duluan, harus diundur sampai 1 tahun ke depan.

Dari penuturan salah satu pegawai kelurahan yang namanya enggan dikorankan membeber, jika bedah rumah penuh dengan nuansa politik. Dalam bantuan bedah rumah ini, kader-kader partai juga ikut terlibat. Sehingga warga yang seharusnya sudah mendapat, malah tidak jadi mendapatkan bantuan. “Ini kasihan warga yang benar-benar tidak mampu, kalau tidak punya kenalan tim sukses dewan sekarang, bisa menunggu lama. Contohnya di Krajan, sudah dua belas wrga yang dapat bantuan, yang lainnya harus menunggu,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Komisi A, Nono Rohana, menuturkan memang ada 9 warga di Kauman Kidul yang belum mendapatkan bantuan bedah rumah. Dia mengklaim, nama warga tersebut sudah tercantum sebagai penerima bantuan, namun pihaknya masih belum melihat kelanjutannya. “Kemarin saat saya tanya Bu Gati katanya tidak ada, tapi saat tanya Pak Oce ada. Tapi untuk kebenarannya saya belum berani bicara, soalnya saya harus tanya bu Gati dulu,” katanya.

Nono menambahkan jika DPRD Salatiga berencana menambah kuota untuk penerima bedah rumah. Dari yang sebelumnya Rp 7 juta menjadi Rp 10 juta. Ditambah bantuan beasiswa kepada siswa-siwi sebanyak seribu orang. “Ya semoga nanti usulan DPRD bisa diterima, sehingga bisa membantu masyarakat” tuturnya.

Kepala Bapermas Kota Salatiga, Gati Setiti melalui Humas Pemkot Salatiga Adi Setyarso mengatakan, untuk sembilan orang memang belum terjamah karena APBD kota yang tidak mencukupi. “Rencana 2015 akan menambah bantuan bedah rumah sebanyak 100 warga, ditambah 9 orang yang belum mendapat bantuan bedah rumah tadi. Penerima akan mendapat bantuan sebanyak Rp 10 juta dari kota dan bantuan dari provinsi,” ujarnya. (mg14/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.