Rambut Bob Jadi Tren 2015

662
RAWAT MAHKOTA: RA Dwi Rahayu Widisari Djojoningrat (bertopi) memberikan treatment agar rambut tidak rusak setelah di-colouring. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
 RAWAT MAHKOTA: RA Dwi Rahayu Widisari Djojoningrat (bertopi) memberikan treatment agar rambut tidak rusak setelah di-colouring. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

RAWAT MAHKOTA: RA Dwi Rahayu Widisari Djojoningrat (bertopi) memberikan treatment agar rambut tidak rusak setelah di-colouring. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

PANDANARAN – Potongan rambut jenis bob diprediksi akan banyak dipilih kaum hawa pada 2015 mendatang. Model rambut cepak sebahu ini dipilih lantaran cuaca Semarang yang makin panas.

Hair Stylist Eko Novie menuturkan, kulit kepala pemilik gaya rambut ini akan banyak terkena embusan angin. ”Jadi terasa lebih silir. Bob juga mudah ditata dan terkesan wet look. Akhir tahun ini, banyak wanita yang sudah mengubah model rambutnya jadi bob,” papar penata rambut di Eno Salon Jalan Pandanaran ini.

Eko menganggap, di era yang menuntut orang serbacepat ini membuat kaum hawa memilih model rambut yang simpel. Gampang dirapikan dan tidak butuh waktu lama untuk saat perawatan. Maklum, sesibuk apa pun, menata rambut yang jadi mahkota wanita jadi sarapan wajib setiap hari.
”Sangat cocok untuk wanita karir. Bob akan lebih menegaskan karakter seseorang jika dipadukan dengan blazer atau seragam kerja lain,” katanya.

Namun agaknya tren ini tidak begitu dilirik anak sekolahan dan mahasiswi. Menurut Eko, mereka masih mencari jati diri. Susah diarahkan. Para remaja kerap memilih model sendiri dari online atau mengikuti gaya rambut idola mereka. ”Biasanya justru memilih memanjangkan rambut untuk nantinya diikal atau diwarnai,” ungkapnya.

Senada dengan RA Dwi Rahayu Widisari Djojoningrat. Owner W Double You Skin & Body Care, Salon, Spa & Refleksi ini mengungkapkan, potongan bob mudah divariasi tergantung bentuk muka. Jika chubby, sebaiknya menggunakan poni depan dan potongan bagian belakang harus lebih pendek dari depan. ”Jika lebih panjang di bagian belakang, akan membuat pemakainya tambah lebih tembem. Lebih baik dibentuk melengkung ke depan dengan glow di bawah telinga,” katanya. (mg16/aro/ce1)