Atletik Perebutkan 9 Medali

432
ANDALAN: Pelari andalan Jateng Febiola Francelia (putih) ketika turun di Kejurnas atletik beberapa waktu lalu. Di ajang PON Remaja kali ini Febiola berpeluang membawa pulang medali di nomor sprint 100 dan 200 meter putri. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
ANDALAN: Pelari andalan Jateng Febiola Francelia (putih) ketika turun di Kejurnas atletik beberapa waktu lalu. Di ajang PON Remaja kali ini Febiola berpeluang membawa pulang medali di nomor sprint 100 dan 200 meter putri. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
ANDALAN: Pelari andalan Jateng Febiola Francelia (putih) ketika turun di Kejurnas atletik beberapa waktu lalu. Di ajang PON Remaja kali ini Febiola berpeluang membawa pulang medali di nomor sprint 100 dan 200 meter putri. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)

SURABAYA – Cabor atletik di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I yang digelar di Surabaya hari (10/12) ini mulai digeber. Sebanyak sembilan medali emas dari sembilan nomor yang dipertandingkan akan langsung diperebutkan.
Dalam lomba yang digelar di GOR Atletik Unesa Surabaya nanti, kontingen atletik Jateng sendiri berpeluang untuk menyabet medali di beberapa nomor yang dipertandingkan di ajang multievent empat tahunan tersebut.

Di nomor lari 200 meter putra, Jateng akan berharap kepada sprinter asal Semarang, Edo Chandra di putra dan Febiola Francelia di putri. keduanya sejak awal memang diharapkan bisa menyumbang emas di nomor lari 100 dan 200 meter.

Terutama untuk Febiola, sprinter Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng tersebut diharapkan bisa mengulang sukses ketika menyabet emas pada ajang Kejurnas antar PPLP di Manado beberapa waktu lalu.“Peluang keduanya cukup terbuka lebar karena keduanya saat ini sprinter terbaik di kelompok usianya yang dimiliki oleh Jateng. Ya mudah-mudahan mereka bisa maksimal,” terang pelatih atletik Jateng, Ponco Agus.

Selain di dua nomor lari tersebut Ponco mengatakan Jateng juga berpeluang merebut medali di beberapa nomor lainnya seperti lompat jauh,”Ya prinsipnya kekuatan semua daerah merata, harapan kami anak-anak Jateng bisa lebih maksimal,” sambungnya.

Pihaknya juga mengatakan untuk perlombaan atletik di PON Remaja pertama kali ini untuk semua nomor digelar pada pagi hari,”Karena di GOR tidak da lampu penerangan dan juga pertimbangan cuaca buruk akhir-akhir ini akhirnya panitia memutuskan perlombaan maksimal digelar sampai siang hari,” bebernya.

Di Surabaya kali ini kntingen Jateng total menyiapkan 13 atlet terbaik untuk turun di cabor atletik. Terpisah, Ketua Harian Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng, Rumini dihubungi kemarin mengatakan, 13 atlet Jateng tersebut didapat melalui hasil seleksi yang degelar PASI Jateng beberapa waktu yang lalu. “Selain melalui seleksi juga kita saring melalui tiga event sebelumnya termasuk Kejurnas atletik remaja bulan April lalu. Dan saat ini kita telah mendapatkan 13 nama untuk turun di PON Remaja I,” terang mantan pelari Nasional itu.

Untuk kuota sendiri kata Rumini, tiap daerah memang mendapatkan kuota yang berbeda di PON Remaja besok termasuk Jateng yang saat ini mendapat jatah 13 nama untuk turun di beberapa nomor pertandingan.“Jadi tidak ada babak kualifikasi, kuotanya ditentukan oleh PB PASI dan memang tiap daerah berbeda-beda. Seperti DKI, Jatim mendapat jatah 20 atlet ada juga daerah yang hanya mendapatkan kuota satu atlet,” sambungnya.

Selain atletik, hari ini Jateng juga berpeluang untuk menambah pundi-pundi medalinya dari cabor renang. Perenang andalan Jateng, Sagita Putri kembali berpeluang mendapatkan medali emas di nomor 100 meter gaya bebas putri. (bas/zal)