Polres Janji Sikat Peredaran Miras Oplosan

363

KENDAL—Jajaran Polres Kendal mulai melakukan antisipasi terhadap maraknya minuman keras (miras) illegal yang beredar di masyarakat. Khususnya miras jenis oplosan yang telah banyak merenggut korban jiwa.

Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihhartono mengatakan antisipasi peredaran miras oplosan dilakukan pihak kepolisian dengan melakukan razia di tempat-tempat yang dicurigai sebagai tempat penjualan miras. Yakni dengan melakukan tindakan penyitaan sekaligus penindakan tegas dengan jeratan hukum. “Seluruh Polsek di Kendal sudah kami perintahkan untuk menggelar razia miras oplosan. Sebab selain tidak berizin memang merugikan dan meresahkan masyarakat,” ujar Harryo di sela serah terima jabatan (sertijab) Wakapolsek Kendal di Mapolres Kendal, Selasa (9/12).

Tindakan penyitaan terhadap miras, lanjut Harryo, tidak hanya dilakukan terhadap minuman yang memang tidak memiliki izin penjualan dari Direktorat Jenderal Dinas Kesehatan saja. Melainkan, juga terhadap minuman legal tapi tidak memiliki izin penjualan. “Penjual kami jerat dengan tindak pidana ringan (tipiring) sedangkan barang bukti berupa miras baik yang oplosan atau tidak, kami lakukan penyitaan. Nantinya jika sudah memperoleh izin dari pengadilan, akan kami musnahkan,” jelasnya.

Sejauh ini, razia miras sudah dimulai di Polsek Gemuh dan berhasil menemukan dua jerigen miras oplosan jenis ciu dan 10 botol miras yang tidak memiliki izin penjualan. “Modusnya dengan berjualan di toko kelontong dan sembako, sehingga tidak tampak dari luar,” tandasnya.

Dalam sertijab tersebut, diambil sumpah jabatan Wakapolsek Kendal yang baru Kompol Nicholas Dedy Arif Riyanto. Sebelumnya jabatan Wakapolsek dijabat oleh Kompol Mulyawati Syam. (bud/ric)