PSIS Kena Denda FIFA Rp 191 Juta

345
RADAR SEMARANG
RADAR SEMARANG
RADAR SEMARANG

SEMARANG – Tim kesayangan masyarakat Kota Semarang, PSIS belum berhenti diterpa badai. Belum kelar masalah sepak bola gajah, PSIS saat ini juga harus rela mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin FIFA. Kali ini terkait penyalahgunaan Transfer Matching System (TMS).

Selain PSIS, dua tim lain yang mendapatkan sanksi yakni Persebaya Surabaya dan Persires Bali Devata. Ketiga klub ini dianggap telah mempublikasikan data rahasia soal FIFA TMS. Persebaya Surabaya dan Persires Bali Devata masing-masing terkena denda sebesar CHF (mata uang Swiss) 25.000 (lebih dari Rp 300 juta). Denda ini diberikan kepada kedua klub tersebut akibat mempublikasikan data rahasia di akun twitter resmi mereka. Sedangkan PSIS, harus membayar denda CHF 15.000 (sekitar Rp 191 juta) akibat mempublikasikan ulang tweet tersebut.Ini merupakan kali pertama Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi akibat pelanggaran menggunakan sosial media.

Terkait hal itu, Manajer Tim PSIS Adi Saputro angkat bicara. Dia menungkapkan, baru tahun ini PSIS memiliki account twitter resmi yakni @psisfcofficial. Karenanya menurut Adi sangat tidak beralasan bila saat itu, ada twitter resmi PSIS mempublikasikan data rahasia soal FIFA TMS. ”Mungkin itu twitter yang mengatasnamakan PSIS. Kami akan pelajari lebih lanjut surat resmi FIFA yang ditujukan kepada PSIS. Hingga saat ini, kami belum menerimanya,” tegas Adi. (bas/smu)