Talang Bocor, Banyak Kios Kebanjiran

407
BOCOR : Pedagang Pasar Babadan yang baru selesai dikerjakan pembangunannya, sudah ada talang beton yang bocor. Sebagaimana ditunjukkan salah satu pedagang setempat. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
 BOCOR : Pedagang Pasar Babadan yang baru selesai dikerjakan pembangunannya, sudah ada talang beton yang bocor. Sebagaimana ditunjukkan salah satu pedagang setempat. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

BOCOR : Pedagang Pasar Babadan yang baru selesai dikerjakan pembangunannya, sudah ada talang beton yang bocor. Sebagaimana ditunjukkan salah satu pedagang setempat. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Lantaran konstruksi talang yang kurang baik, Pasar Babadan, Ungaran yang barus saja selesai dibangun, betonnya sudah mengalami kebocoran. Akibatnya banyak kios kebanjiran, setiap kali turun hujan.

Dalam pantauan Radar Semarang, talang tersebut berada pada bagian tengah, kebetulan konstruksi atapnya bersap. Di bawah talang ada sejumlah kios dan los yang sudah mulai ditempati para pedagang. Diperkirakan ada puluhan kios dan los milik pedagang yang basah kuyup saat hujan, karena talangnya bocor dan airnya masuk ke dalam. Tak sedikit barang dagangan, rusak lantaran terkena air hujan.

“Kami jadi tidak nyaman saat berjualan. Setiap kali turun hujan, selalu trocoh (kemasukan air hujan, red). Ini lihat barang dagangan kami seperti beras, bawang merah sampai basah semua, karena bocoran air hujan,” kata pedagang sembako, Warni, 56, warga Munding, Bergas, Kamis (11/12) pagi kemarin.

Hal senada dikatakan pedagang sembako Komida, 37, warga Bergas. Menurutnya, akibat talang bocor menyebabkan air hujan menggenangi lantai pasar. Sehingga lantai menjadi licin dan terlihat kumuh menyebabkan ketidaknyamanan bagi pedagang dan pembeli.

“Airnya mengalir dari talang masuk ke kios-kios kami. Semestinya talang dibuat dengan baik, jadi tidak bocor. Kami sudah menyampaikan pengaduan masalah tersebut,” tutur Komida.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Babadan, Parlan mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan pada kontraktor terkait kebocoran tersebut. Alasan dari kontraktor kebocoran tersebut akan segera diperbaiki. Sebab, saat ini masih konsentrasi untuk penyelesaian dulu. Setelah itu, akan dilakukan perbaikan kebocoran. “Kami harap pemerintah segera melakukan pembenahan seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu Lurah Pasar Babadan, Budi Mulyono, keluhan kebocoran dari para pedagang memang sudah masuk. Ada kemungkinan talang tersebut tidak bisa menampung volume air yang besar saat hujan deras. “Kami sudah menerima keluhan tersebut dan kami sampaikan kepada atasan untuk penanganannya,” ungkap Budi. (tyo/ida)