Disenggol Bus, Tewas Terlindas

379
 PARAH : Petugas menunjukkan lokasi kejadian kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

PARAH : Petugas menunjukkan lokasi kejadian kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Magelang-Purworejo tepatnya di depan kampus SMA Taruna Nusantara, Desa Banjarnegoro Kecamatan Mertoyudan, Selasa (16/12). Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah dilindas sebuah bus.

Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Scorpio bernomor polisi AA 2944 GA diidentifikasi bernama Niki Adam, 26, warga Wates Kota Magelang. Dia meninggal di lokasi kejadian akibat luka di kepala yang cukup serius.

Menurut keterangan yang dihimpun koran ini, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 09.45. Saat itu, korban melaju dari arah utara (Magelang) menuju ke Purworejo. Di belakangnya melaju juga bus nopol AA 1418 BB yang dikemudikan Nova Aditya, 23, warga Tempurejo Kecamatan Tempuran.

“Tadi tiba-tiba motor oleng lalu pengemudinya terlempar dari motor. Pas dari belakang muncul bus itu,” kata Yatin, 43, salah satu saksi mata.

Santoso, 29, saksi lainnya melihat kejadian itu dari sisi yang berbeda. Menurutnya, bus sempat menyenggol motor korban hingga membuat pengemudinya jatuh. “Setelah jatuh itu baru terlindas ban belakang,” ungkapnya.

Korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala. Apalagi sebelum terlindas helmnya sempat jatuh. “Meninggal di lokasi,” katanya.

Sopir bus mengaku tidak tahu persis kejadian itu. “Saya tidak tahu pasti, tiba-tiba korban terjatuh dan tersenggol bus saya,” aku Nova.

Polisi yang datang langsung mengecek tempat kejadian perkara. Korban juga langsung dibawa ke RSUD Tidar untuk dilakukan identifikasi. “Sopir bus untuk sementara kami amankan,” kata Kasat Lantas Polres Magelang AKP Anwar.

Pihaknya masih akan menyelidiki lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut. “Nanti berkembang. Kami lihat hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” terangnya. (vie/ton)