Beras Sumbang Deflasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KOMODITAS POKOK : Pekerja memindahkan beras di Pasar Dargo yang menjadi salah satu sentra penjualan beras Kota Semarang. Panen raya yang terjadi membuat beras menyumbang angka deflasi. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMODITAS POKOK : Pekerja memindahkan beras di Pasar Dargo yang menjadi salah satu sentra penjualan beras Kota Semarang. Panen raya yang terjadi membuat beras menyumbang angka deflasi. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah pada bulan April mengalami inflasi sebesar 0,17 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan Maret yang mengalami inflasi sebesar 0,16 persen.

Kepala Bidang Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Jamjam Zamachsyari mengatakan, inflasi terjadi disebabkan kenaikan harga sejumlah komoditas. Diantaranya bahan bakar minyak (BBM), tarif kereta api, serta bahan bakar rumah tangga dan gula pasir. “Memang bensin naiknya pada bulan Maret, tapi di akhir. Oleh karena itu dampaknya lebih banyak dirasakan saat bulan April. Pun dengan tarif kereta api yang April ini ada penyesuaian harga,” ujarnya, kemarin (4/5).

Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi adalah beras, cabai rawit, wortel, tarif listrik dan kentang. Beras memberikan kontribusi dalam menekan inflasi karena April lalu terjadi panen. “Di bulan April kemarin, panen raya, sehingga beras cukup banyak di pasaran, harga juga terkendali sehingga menekan inflasi. Begitu juga dengan cabai rawit yang harganya mulai stabil di banding bulan-bulan sebelumnya,” ujar Jamjam.

Kepala Bulog Divre Jateng Damin Hartono mengatakan, bulan April lalu penyerapan beras Bulog terus mengalami peningkatan per minggunya. Dari yang awal minggu sekitar 1.500 ton per hari, kemudian meningkat hingga 3.000 ton per hari di akhir April. “Akhir April lalu serapan Bulog setiap harinya mencapai 3.000 ribu per ton. Peningkatan serapan tersebut terjadi karena banyak petani yang melalui mitra kerja Bulog memilih untuk mengosongkan gudang mereka untuk selanjutnya diisi oleh hasil panen kedua yang akan dimulai sekitar dua minggu lagi,” ujarnya.

Jamjam menambahkan, dari enam ibukota provinsi di Pulau Jawa, semua kota mengalami inflasi. Tertinggi terjadi di Serang sebesar 0,94 persen, kemudian Bandung sebesar 0,43 persen, Surabaya sebesar 0,41 persen, Yogyakarta sebesar 0,38 persen, DKI sebesar 0,27 persen dan terendah Semarang sebesar 0,17 persen. “Sejauh ini inflasi kota Semarang cukup terkendali,” ujarnya. (dna/smu/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -