Industri Kreatif Berpotensi Berkembang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

AJANG PROMOSI: Pameran Teknologi Industri di Gedung Wanita Semarang, memberi tempat bagi pelaku industri kreatif untuk memamerkan produk-produknya agar lebih dikenal. (Adityo Dwi R/Radar Semarang)
AJANG PROMOSI: Pameran Teknologi Industri di Gedung Wanita Semarang, memberi tempat bagi pelaku industri kreatif untuk memamerkan produk-produknya agar lebih dikenal. (Adityo Dwi R/Radar Semarang)

SEMARANG – Industri kreatif di Semarang terus berkembang. Sinergi dari para pelaku industri tersebut, pemerintah, serta akademisi sangat diharapkan guna memajukan sektor ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang Nurjanah mengatakan, industri kreatif menjadi salah satu sektor yang potensial untuk berkembang. Semarang sendiri juga sudah mulai terlihat, dengan karya-karya yang tak hanya laku dalam skala nasional, tapi juga internasional. “Perkembangan industri kreatif di Semarang cukup menggembirakan. Produk-produk dari industri kreatif ini sudah dipasarkan hingga luar negeri,” ujarnya di sela pembukaan Pameran Teknologi Industri di Gedung Wanita, kemarin (4/5).

Terkait dengan potensi tersebut, pemerintah kota Semarang melalui Disperindag berupaya untuk mendorong perkembangannya. Yaitu dengan memfasilitasi para pelaku industri maupun anak-anak muda yang memiliki minat di bidang ini. “Pameran ini salah satu bentuknya. Kami memberi tempat bagi mereka untuk memamerkan produk-produknya. Dengan demikian, tak hanya produk mereka saja yang dikenal, tapi juga dapat memantik anak-anak muda lainnya untuk ikut menekuni bidang ini,” tandasnya.

Namun demikian, lanjutnya, untuk mengembangkan bisnis di bidang ini perlu sinergi dari tiga komponen. Yaitu dari para pelaku industri kreatif, kemudian pemerintah dan tak ketinggalan dari para akademisi. Ketiganya diharapkan dapat saling mendukung. “Para pelaku industri kreatif berinovasi mengembangkan ide mereka dibantu oleh para akademisi, dan kami pemerintah membantu dengan memfasilitasi. Selain dengan memberikan tempat pameran, ke depan kami berencana menggandeng pihak-pihak terkait lainnya,” jelas Nurjanah.

Pameran yang diikuti oleh sejumlah sekolah menengah dan universitas dari Semarang dan sekitarnya ini berlangsung selama 4 hari,mulai dari 4 – 8 April mendatang. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -