Kabid Cipta Karya DPU Huni Kedungpane

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

RESMI DITAHAN: Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Rembang M Chaeron saat dibawa penyidik Kejati Jateng menuju Lapas Kedungpane, kemarin. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
RESMI DITAHAN: Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Rembang M Chaeron saat dibawa penyidik Kejati Jateng menuju Lapas Kedungpane, kemarin. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

PLEBURAN- Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang, M. Chaeron resmi huni lapas Kedungpane, Semarang setelah tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng menahan dirinya atas kasus dugaan korupsi pekerjaan pemeliharaan lingkungan permukiman (PLP) TA 2013, Senin (4/5)

Kepala Kejati Jateng, Hartadi mengatakan, proses penyelidikan sudah dimulai sejak 2 Maret 2015 dan ditingkatkan statusnya ke penyidikan 18 hari kemudian yakni pada 20 Maret 2015. “Proyek pemeliharaan itu dilakukan di lima tempat, diantaranya di Dukuh Nganguk Desa Gunungsari, Dukuh Pentil dan Dukuh Mulo. Proyek tersebut bersumber dari dana APBD Rembang senilai Rp 1,2 miliar itu terdiri dari lima pekerjaan dengan total kerugian sekitar Rp 301,7 juta,” kata Hartadi

Hartadi menyebutkan, M. Chaeron bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen (PPKom), selain itu penyidik juga masih memeriksa satu tersangka dalam kasus tersebut yakni Ali Mustaqim, Direktur CV Bangun Abadi Sky yang hingga kini belum ditahan. ”Kerugian negaranya bervariasi untuk setiap pekerjaan dan keseluruhan dari lima kegiatan lebih dari Rp 301 juta,” sebut Hartadi.

Hartadi mengatakan, M. Chaeron ditahan usai dilakukan pemeriksaan dan dibawa ke Lapas Kedungpane selama 20 hari ke depan. “Berdasarkan keterangan ahli dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), proyek yang dikerjakan itu tidak sesuai dengan bestek dalam kontrak serta mutu dan volume tidak sesuai bahkan ada juga pekerjaan yang fiktif,”ungkapnya

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Johny Manurung menambahkan, terkait pengembangan kasus ini, pihaknya mengaku masih akan melanjutkan proses penyidikan terlebih dahulu termasuk juga untuk tersangka lainnya Ali Mustaqim.
”Hingga kini belum ada pengembangan untuk tersangka lainnya, masih dua saja dalam berkas terpisah tetapi kami masih melanjutkan proses penyidikan. Penahanan ini juga dilakukan untuk mempercepat proses penyidikannya,” sebutnya

Seperti diketahui, tersangka kasus dugaan korupsi proyek di lingkup Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang diduga berupaya mengubah barang bukti. M. Chaeron yang merupakan Kepala Bidang Cipta Karya DPU Rembang merupakan tersangka dugaan korupsi enam proyek PLP atau penyehatan lingkungan permukiman, salah satunya di Dusun Pentil Desa Gunungsari Kecamatan Kaliori, senilai Rp196 juta.
Dalam kasus itu, Sinarman juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, telah lebih dulu ditahan. Sinarman disangka mengorupsi proyek pemeliharaan drainase di Dusun Sulo Desa Kenongo, Sedan. (bj/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -