Titik Beratkan pada Konstruksi Pondasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

INOVATIF: Muhammad Azhar Ariefkha Dani dan empat temannya menjelaskan konstruksi rumah yang sesuai untuk daerah rawan gempa kepada warga. (ISTIMEWA)
INOVATIF: Muhammad Azhar Ariefkha Dani dan empat temannya menjelaskan konstruksi rumah yang sesuai untuk daerah rawan gempa kepada warga. (ISTIMEWA)

Di wilayah yang rawan gempa, setiap bangunan rumah perlu dirancang khusus. Hal itulah yang mendasari lima mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini membuat konstruksi rumah tahan gempa. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO

GEMPA bumi yang mengguncang wilayah Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta beberapa waktu lalu bukan hanya membuat panik warga. Tapi, ratusan rumah roboh, rata dengan tanah. Peristiwa itu memicu lima mahasiswa Undip yang tergabung dalam tim program kreativitas mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat Oma Yom Tage menawarkan solusi konstruksi rumah yang tahan gempa.

Kelima mahasiswa kreatif tersebut adalah Muhammad Azhar Ariefkha Dani, Budi Cahya Krismanuel, dan Ryan Camara, ketiganya mahasiswa D III Teknik Sipil semester 2. Selain itu, Zaenal Khafidho, mahasiswa D III Teknik Sipil semester 3 dan Ema Hidayati, mahasiswi D III Desain Arsitektur semester 4.

Ketua Tim Muhammad Azhar Ariefkha Dani menjelaskan, bencana gempa meluluhlantakkan bangunan rumah warga membuat ia dan empat temannya sesama mahasiswa jurusan DIII Teknik Sipil dan DIII Desain Arsitektur Undip prihatin. Setelah dilakukan penelitian dan serangkaian uji coba akhirnya kelimanya menemukan konstruksi rumah tahan gempa yang diberi nama Oma Yom Tage atau Omah Awet Yo Omah Tahan Gempa.

“Target kami supaya masyarakat mengetahui pentingnya membangun rumah dengan konstruksi tahan gempa, dan tahu cara mengaplikasikannya dalam pembangunan rumah atau gedung,” jelas Muhammad Azhar Ariefkha Dani kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Azhar menerangkan, Oma Yom Tage menititikberatkan pada konstruksi pondasi. Sebab, pondasi merupakan bagian yang paling terpenting dalam sebuah bangunan.

“Kami telah menyurvei di daerah. Hal yang kami kira sebelumnya, ternyata benar-benar terjadi. Kebanyakan rumah yang di daerahnya sering terjadi gempa menggunakan pondasi yang tidak standar bangunan tahan gempa. Kami juga mewawancarai sejumlah warga, mayoritas hanya memberikan wewenang penuh pada tukang untuk membangun rumahnya dengan uang seadanya yang mereka miliki,” ujarnya.

Program kerja Oma Yom Tage adalah memberikan pendampingan dan pemberian pengetahuan kepada warga dalam bentuk seminar-seminar rakyat mengenai konstruksi bangunan tahan gempa, cara membuat rumah yang tahan gempa, dan keunggulannya.

“Setelah warga diberi pendampingan dan pengetahuan yang matang mengenai konstruksi bangunan tahan gempa, kami akan terjun ke lapangan untuk study tour dan mendiskusikannya bersama tentang rumah dan bangunan yang ada,” ujar anggota tim, Budi Cahya.

Tujuan jangka panjangnya dari Oma Yom Tage tersebut, kata dia, diharapkan dapat mengurangi angka kerusakan rumah akibat gempa bumi dan menumbuhkan tenaga kerja pertukangan yang ahli dan profesional dalam membangun rumah tahan gempa dim asa pembangunan ini untuk dapat barsaing dengan negara lain menghadapi pasar bebas 2015.

Dikatakan, dalam penelitian Oma Yom Tage ini, pihaknya mendapat anggaran dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) yang digunakan sebagai pengembangan program kerja. Hal tersebut tentunya menjadi pematik mereka untuk terus mengembangkan temuannya itu untuk bisa masuk ke seleksi selanjutnya, yakni Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional (Pimnas) mendatang. (*/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -