86 Siswa Dipastikan Tak Lulus Unas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TAK TERBEBANI : Siswa MTs Muhamadiyah Limpung lebih rileks dalam mengerjakan soal-soal Unas hingga hari kedua Unas, Selasa (5/5) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK TERBEBANI : Siswa MTs Muhamadiyah Limpung lebih rileks dalam mengerjakan soal-soal Unas hingga hari kedua Unas, Selasa (5/5) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Memasuki hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) di Kabupaten Batang, Selasa (5/5) siang kemarin, tercatat 116 siswa absen atau tak mengikuti Unas. Meski begitu, dari 10.835 siswa SMP/ MTs negeri dan swasta yang terdaftar sebagai peserta Unas, 86 siswa sudah dipastikan tidak lulus lantaran tidak mengikuti Unas dan sudah mengundurkan diri dari sekolahnya masing-masing.

Adapun 116 siswa yang absen tersebut terdiri atas, 107 peserta dari SMP baik negeri, swasta, maupun SMP Terbuka (SMPT) dan 9 siswa Mts. Dengan rinciannya untuk Sekolah Menengah Pertama Terpadu (SMPT) 78 siswa, 22 siswa dari SMP Negeri, dan 7 dari SMP swasta.

Kepala Bidang SMPdan Pendidikan Menengah (Dikmen), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Kabupaten Batang, Sabar Mulyono, Selasa (5/5) siang kemarin, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari semua sekolah peserta Unas, hingga Selasa (5/5) kemarin tercatat 116 siswa yang absen atau tidak mengikuti Unas.

“Yang tidak hadir didominasi oleh peserta dari SMPT sebanyak 78 siswa. Namun demikian, secara keseluruhan ada 116 siswa yang tercatat absen atau tidak mengikuti Unas,” kata Sabar.

Sabar juga mengatakan, tingginya angka ketidakhadiran siswa SMPT memang telah diprediksi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora) Kabupaten Batang. Sebab dari 243 siswa SMPT yang terdaftar sebagai peserta Unas, 78 di antaranya atau sekitar 32 persen tidak hadir. Angka ketidakhadiran tersebut meningkat 33 siswa, jika dibanding tahun sebelumnya yang hanya 45 siswa.

“Kami tetap beriktikad baik dengan memasukkan siswa SMPT tersebut masuk Daftar Nominasi Tetap sebagai peserta Unas. Namun saat pelaksanaan, siswa SMPT banyak yang absen, tentu itu di luar kewenangan kami,” kata Sabar.

Sabar juga menandaskan bahwa sesuai laporan yang diterima Disdikpora, hingga Selasa (5/5) siang kemarin, dari total 107 peserta SMP yang absen, sebagian besar telah dinyatakan mengundurkan diri atau keluar dari sekolah, yakni ada 80 siswa.

Sedangkan yang lainnya 26 siswa yang absen, memberikan surat berketerangan sakit, dan 1 peserta telah meninggal dunia. Khusus MTs, dari 9 siswa, 3 dinyatakan sakit dan 6 siswa telah mengundurkan diri.

“Terlepas dari tingginya ketidakhadiran, pelaksanaan Unas di hari pertama secara umum lancar. Sehingga ada 86 siswa yang dipastikan tidak bisa mengikuti Unas, karena mengundurkan diri dari sekolah,” tandas Sabar.

Sementara itu, Kepala MTs Muhamadiyah, Kecamatan Limpung, Solakhudin, menegaskan secara umum peserta Unas di sekolahnya tahun ini, siswa lebih santai dalam mengikuti dan mengerjakan soal. Di samping persiapan lebih matang, siswa juga sudah mengetahui bahwa nilai Unas bukan salah satu penentu ketidaklulusan sekolah.

“Pelaksanaan Unas tahun ini, siswa tidak terlalu terbebani. Mungkin karena siswa sudah memahami Unas bukan salah satu penentu kelulusan,” tegas Solakhudin. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -