Dua Direktur Bank Jateng Dicopot

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Bambang Widiyanto. (Istimewa)
Bambang Widiyanto. (Istimewa)

Agung Siswanto. (Istimewa)
Agung Siswanto. (Istimewa)

SEMARANG – Diduga bermasalah, dua Direktur Bank Jateng diketahui dicopot dari jabatannya. Mereka adalah Direktur Operasional Bambang Widiyanto dan Direktur Pemasaran Agung Siswanto. Keduanya resmi diberhentikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 27 April yang lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono saat dikonfirmasi membantah jika mereka diberhentikan lantaran terkait kasus korupsi. Menurutnya, Bambang Widiyanto mengundurkan diri, sementara Agung Siswanto diberhentikan karena kinerjanya tidak sesuai kontrak kerja yang disepakati.

“Tidak, tidak karena kasus. Pak Bambang mengundurkan diri pada 23 April dan baru direspon oleh RUPS pada 27 April. Keputusannya mengabulkan pengajuan pengunduran dirinya itu,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Jateng itu ditemui usai menghadiri rapat kordinasi daerah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Selasa (5/5).

Ditambahkan Sri, sementara pencopotan Agung lantaran penilaian kinerja terhadap dirinya tidak memuaskan. Menurutnya, belasan indikasi penilaian dalam bidang pemasaran tidak dapat dipenuhi olehnya selaku Direktur Pemasaran. “Tiap tahun kan ada penilaian kontrak kerja,” imbuhnya.

Atas hal tersebut, Sri mengaku akan segera membuka lelang terbuka untuk dua jabatan tersebut. Selain itu, ia juga berencana mengganti dewan komisaris yang telah habis masa kerjanya. “Minggu ini kita umumkan dibuka lelang untuk mengganti direksi,” terangnya.

Disinggung status kedua direktur yang dicopot jabatannya itu, Sri menerangkan bahwa keduanya hingga saat ini masih aktif bekerja sampai muncul pengganti yang baru. Hal ini dilakukan agar mereka tidak kaget menerima keputusan RUPS. “Apakah nantinya setelah ini tetap bekerja di Bank Jateng atau tidak, akan kita carikan solusinya,” pungkasnya. (fai/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -