Hakim Menerima Permohonan Tergugat Intervensi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

(JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
(JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MANYARAN-Puluhan warga Pati, Kecamatan Tambakromo dan Kayen, mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, untuk mengikuti sidang perdana gugatan dikeluarkannya izin lingkungan oleh Bupati Pati, Selasa (5/5).

Dalam sidang tersebut, majelis hakim yang diketuai Adhi Budhi Sulistyo juga membacakan putusan sela terkait permohonan masuknya tergugat intervensi yaitu PT SMS. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan menerima. “Karena penggugat (warga, Red) dan tergugat (Bupati Pati, Red) tidak keberatan terhadap masuknya PT SMS sebagai tergugat intervensi, maka kami putuskan permohonan diterima,” kata hakim ketua Adhi.

Sementara itu, Kuasa hukum warga dari tim advokasi peduli pegunungan Kendeng, Eko Rusanto mengatakan, gugatan pokok yang disampaikan terhadap Bupati Pati, yaitu dikeluarkannya surat keputusan (SK) Bupati Nomor 660.1/4767/2014 tentang pembangunan pabrik semen dan penambangan batu lempung dan batu gamping oleh PT Sahabat Mulia Sakti (SMS). “Alasan gugatan, kami berkeyakinan bahwa pembangunan pabrik semen di Pati bertentangan dengan berbagai peraturan dan penetapan kawasan kars Sukolilo, aturan tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup, RTRW Jateng, dan RTRW Kabupaten Pati,” kata Eko.

Atas gugatan tersebut, lanjut Eko, warga sekitar tapak pabrik semen meminta kepada majelis hakim untuk mengabulkan gugatan warga seluruhnya. Pihaknya meminta tergugat untuk mencabut SK Bupati Pati tentang izin lingkungan tersebut. “Kemudian menyatakan batal atau tidak sah SK Bupati Pati tentang izin lingkungan pembangunan pabrik semen serta penambangan batu gamping dan batu lempung oleh PT SMS,” jelasnya.

Kuasa hukum PT SMS selaku tergugat intervensi, Florianus menolak memberikan tanggapan kepada wartawan atas gugatan yang dibacakan. Florianus beralasan dirinya belum menerima surat kuasa sebagai kuasa hukum resmi PT SMS. “Maaf, saya tidak berkomentar dulu karena saya belum terima surat kuasa dari PT SMS,” ucapnya.

Selanjutnya, usai membacakan putusan sela majelis hakim kemudian memberi kesempatan kepada tergugat dan tergugat intervensi untuk menyampaikan jawaban atas gugatan warga. Namun karena belum siap, akhirnya sidang ditunda dan dilanjutkan dua pekan kemudian dengan agenda pembacaan jawaban dari tergugat dan tergugat intervensi. (bj/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -