Kelabuhi Petugas, Sembunyikan Miras di Tumpukan Air Mineral

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GAYAMSARI – Sejumlah pemilik kios kelontong di wilayah hukum Polsek Gayamsari kepanikan saat puluhan aparat polisi datang menggerebek, Selasa (5/5) dinihari. Para pemilik kios penjual minuman keras (miras) itu tak berkutik. Saat petugas menemukan penyimpanan miras dan menyitanya.

Razia tersebut dilakukan di kawasan Sawah Besar, Jalan Gajah, Jalan Citarum, Jalan Tambak Dalam, dan Jalan Senjoyo. Aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto, tersebut, menyisir sejumlah kios yang diduga menjual miras berbagai jenis.

Ratusan botol miras berbagai jenis disita, di antaranya miras jenis congyang, ciu, hingga miras merek impor seperti mansion dan vodka.”Ini operasi rutin. Mereka menjual miras di kios kelontong. Modusnya menyamarkan miras tersebut di antara tumpukan dus air mineral,” kata Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto, Selasa (5/5). Seperti yang ditemukan di kios kelontong milik Agus Wijarko, 45, di kawasan Sawah Besar. Selain kios kelontong, beberapa di antaranya juga menjual miras di rumah hunian.

Dijelaskan Dili, minuman keras seringkali menjadi pemicu terjadinya tindakan kriminal. Sejumlah pelaku kejahatan rata-rata mengkonsumsi miras sebelum melakukan aksinya. “Kami berusaha menekan peredaran miras di wilayah hukum Gayamsari,” ujarnya.

Keberadaan penjual miras tersebut meresahkan masyarakat. Pihaknya mengaku seringkali menerima laporan dari warga yang mengaku resah. Operasi tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan. “Dikhawatirkan, miras tersebut dikonsumsi kalangan remaja. Para pedagang nanti akan kami panggil dan mintai keterangan. Juga akan dikenakan tindak pidana ringan atau tipiring,” tegas Dili Yanto. (amu/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -