Mantan Ketua PPP Karanganyar Divonis 1 Tahun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TERIMA PUTUSAN: Mantan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Karanganyar dan anggota DPRD Karanganyar, Romdloni usai jalani persidangan vonis majelis hakim. Ia langsung menerima putusan hakim. (JOKO SUSANTO/Jawa Pos Radar Semarang)
TERIMA PUTUSAN: Mantan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Karanganyar dan anggota DPRD Karanganyar, Romdloni usai jalani persidangan vonis majelis hakim. Ia langsung menerima putusan hakim. (JOKO SUSANTO/Jawa Pos Radar Semarang)

MANYARAN- Mantan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Karanganyar dan anggota DPRD Karanganyar, Romdloni divonis 1 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan oleh majelis hakim di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (5/5). Atas dugaan kasus gratifikasi pembangunan perumahan bersubsidi Griya Lawu Asri (GLA) Karanganyar.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, menghukum 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan,” kata majelis hakim yang dipimpin, Sulistyono.

Hakim memutuskan berdasakan pertimbangan yang memberatkan, tindakan terdakwa telah bertentangan dengan upaya pemerintah memberantas tindak pidana korupsi.

“Yang meringankan, terdakwa telah mengembalikan uang sejumlah Rp 138 juta yang telah diterimanya dari Toni Iwan Haryono (mantan suami Rina Iriani) untuk keperluan pencalonannya maju dalam Pilkada Bupati Karanganyar tahun 2008,”kata Hakim.

Hakim menyebutkan, diketahui majunya Romdloni ini sebagai antisipasi supaya pilkada saat itu tidak hanya satu calon saja yakni Rina Iriani sehingga dikhawatirkan akan gagal.

”Saksi menyetujui pemberian uang Rp 300 juta namun yang terealisasi hanya Rp 138 juta secara bertahap. Patut diduga pemberian atau janji ini ada sehubungan dengan jabatannya,” sebut hakim

Maka dengan itu, hakim menyatakan seluruh unsur yang ada dalam Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korups telah terpenuhi sehingga terdakwa terbukti melanggar dakwaan subsidair. “Selain itu majelis juga tidak menemukan hal apapun yang bisa menghapus pidananya,”sebut hakim

Atas putusan hakim, terdakwa langsung menerima, sedangkan JPU Slamet Widodo menyatakan masih pikir-pikir sehingga putusan ini belum berkekuatan hukum tetap.

Sebelumnya, dalam tuntutannya, JPU menganggap Romdhoni telah terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti melanggar Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Dan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan serta denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara. (bj/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -