Pengangguran Tembus 30 Ribu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KUNJUNGAN: Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti berdialog langsung dengan para perusahaan peserta Jobs Fair, di BLK Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGAN: Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti berdialog langsung dengan para perusahaan peserta Jobs Fair, di BLK Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Ribuan pengunjung memadati pameran bursa kerja yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kendal, kemarin. Sebanyak 34 perusahaan turut meramaikan Job Fair 2015 yang digelar Pemkab Kendal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kendal, Diniwati mengatakan, Jobs Fair dilakukan sebagai upaya mengurangi angka pengangguran pemuda. Selain itu, untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. “Perusahaan yang mengikuti Jobs Fair datang dari berbagai bidang.
Seperti PJTKI, perbankan, kapal pesiar, manufacturing, dan sebagainya. Ditargetkan dari kegiatan ini bisa terserap tenaga kerja sebanya 6.000 tenaga kerja. Mulai dari lulusan SMP hingga Perguruan tinggi,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, jumlah pencari kerja menurut data dari Disnakertrans Kabupaten Kendal 2014 yakni SD (91 orang), SMP (3.938), SMA (1.228), SMK (691), Diploma (380) dan S1 (433). Jumlah tenaga kerja TKI dari tahun 2014-2015 sebanyak 6511 untuk informal dan 398 orang untuk formal. “Job Fair ini berlangsung selama dua hari dari 5 hingga 6 Mei,” imbuhnya.

Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Kendal mencapai sekitar 30 ribu lebih. Sedangkan kemiskinan sekitar 300 ribu. “Adanya Job Fair ini diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran maupun kemiskinan di Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Bupati menambahkan, perusahaan yang membuka peluang kerja dalam Job Fair tersebut sudah menawarkan gaji yang sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). “Bahkan ada yang lebih dari UMK, ini menandakan perusahaan sudah cukup mensejahterakan pegawai atau karyawannya,” tambahnya.

Selain itu ia menyoroti tentang PJTKI yang minim melakukan sosialisasi terhadap hukum di negara tujuan. Seperti peraturan dilarang oleh negara tujuan TKI yang berimbas bisa terjerat hukum. Menurutnya, hal ini penting mengingat tak sedikit TKI yang terjerat kasus hukum. Seperti di Malaysia, Arab Saudi, Singapura dan sebagainya.

Pihaknya menyorot merebaknya minimarket di Kendal dan belum menjual produk asli daerah. Hukumnya wajib minimarket atau toko modern menjual hasil produk dari daerah. “Jika tidak ada, maka izin bisa kami cabut dan mini market harus tutup paksa,” tambahnya. (bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -