OOCL Jajaki Peluang Bisnis

326
RINTIS KERJASAMA : Jajaran manajemen Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) saat menerima kunjungan delegasi OOCL Singapore, kemarin. (Istimewa)
RINTIS KERJASAMA : Jajaran manajemen Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) saat menerima kunjungan delegasi OOCL Singapore, kemarin. (Istimewa)

SEMARANG – Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) selaku container terminal operator di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mendapat kunjungan dari delegasi OOCL Singapore, Rabu (6/5). Delegasi OOCL Singapore dipimpin Mr. P.C. Wu sebagai Region and Group Head Taiwan and ASEAN Head dari OOCL (Singapore) PTE. LTD.

Dalam kunjungannya ke TPKS ini, OOCL ingin mendengar serta melihat langsung kondisi, kinerja, serta infrastruktur dan suprastruktur yang bisa TPKS tawarkan. Hal tersebut terkait rencana mereka melakukan penjajakan bisnis dengan membuka pelayaran internasional dari dan ke Jateng/DIY melalui TPKS.

P.C Wu mengatakan bahwa, OOCL telah menjadi nomor satu (perusahaan pelayaran) di Jakarta, dan mempunyai throughput petikemas yang cukup banyak di Pelabuhan Surabaya. “Dalam hal ini, OOCL mencoba melakukan mapping dan kemungkinan untuk membuka bisnis di Pelabuhan Semarang (TPKS),” kata Wu.

Edy Sulaksono selaku Plh GM TPKS tentu saja menyambut baik niatan itu, Edy memaparkan bahwa selama ini sudah ada pelayaran langsung dari dan ke Taiwan, Tiongkok dan Hongkong, yang selama ini banyak dilakukan oleh Samudera Indonesia, Evergreen, dan Yan Ming. Meningkatnya perekonomian Jawa Tengah yang ditandai dengan banyak berdirinya industri baru di provinsi ini merupakan pasar yang prospektif yang bisa digarap oleh perusahaan-perusahaan pelayaran, terlebih dari sisi ekspornya.

Purwanto Wahyu, Asman Operasi TPKS menambahkan kalau selama ini TPKS masih memiliki slot window untuk kapal sandar yang masih available antara Jumat sore sampai Senin Pagi, saat call kapal ke TPKS agak sedikit lengang. “Hal ini tentu memungkinkan untuk OOCL jika nantinya akan melakukan call di TPKS,” ungkapnya. (*/ric)