Toleransi Pedagang hingga 15 Mei

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MASIH  BERTAHAN: Dinas Pasar Kota Semarang meminta para pedagang Pasar Peterongan menempati lapak sementara secepatnya. Sebab, reviltalisasi segera dimulai. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
MASIH BERTAHAN: Dinas Pasar Kota Semarang meminta para pedagang Pasar Peterongan menempati lapak sementara secepatnya. Sebab, reviltalisasi segera dimulai. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

PETERONGAN – Pemkot Semarang meminta pedagang Pasar Peterongan mengosongkan bangunan utama pasar, pertengahan bulan Mei ini. Sebab, bangunan lama akan dibongkar dan revitalisasi segera dimulai.

Kabid Pengaturan dan Ketertiban Dinas Pasar Kota Semarang, Bachtiar Effendi menyatakan, pada pertengahan Mei ini akan dilakukan pengosongan bangunan dalam Pasar Peterongan. ”Pedagang yang berjualan di depan juga kami minta segera mengosongkan tempatnya,” ujar Bachtiar usai sosialisasi di ruang Pasar Peterongan, Rabu, (6/5) kemarin.

Seharusnya, lanjut Bachtiar, pengosongan tempat mulai dilakukan pada hari Rabu kemarin, namun pihaknya masih memberikan toleransi kepada pedagang untuk melakukan persiapan. ”Kami beri batas waktu pengosongan tempat hingga 15 Mei mendatang,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko memastikan pembangunan Pasar Peterongan tetap akan dikerjakan sebelum Lebaran. Menurutnya, rencana tersebut sudah sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. ”Itu sudah sesuai jadwal dan tidak mungkin bisa ditunda. Kalau dikerjakan setelah Lebaran nantinya bakal molor,” tegasnya.

Ditambahkan, proyek pembangunan Pasar Peterongan memakan waktu 7 bulan dan diperkirakan akan selesai pada Desember 2015. Sekarang ini, anggaran proyek pembangunan sudah masuk ke dalam lelang ULP. ”Setelah semua pedagang pindah ke tempat penampungan, bangunan utama langsung dirobohkan. Kita mengejar waktu supaya tidak molor. Karena Mei ini penghapusan aset Pasar Peterongan harus dilakukan,” tegasnya. (mha/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -