Curi Burung Untuk Bayar Angsuran BPJS

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DIPERIKSA : Kardi Wibowo saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sragi, Kamis sore (7/5) kemarin. (FAIZ URHANUL HILAL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA : Kardi Wibowo saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sragi, Kamis sore (7/5) kemarin. (FAIZ URHANUL HILAL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Untuk membayar angsuran BPJS, Kardi Wibowo, 29, nekat mencuri burung. Warga Desa Purwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang itu mengaku mengidap penyakit polip yang harus segera diobati.

“Saya kena sakit polip pak. Saya mencuri burung itu rencananya mau saya jual dan uangnya untuk bayar angsuran BPJS. Kalau tidak diangsur, nanti kartu BPJS saya dianggap tidak aktif,” ungkapnya saat diperiksa di Mapolsek Sragi, Kamis (7/5) sore.

Bapak satu anak itu mengatakan, angsuran BPJS yang menjadi bebannya senilai Rp 25.500. Lantaran tidak memiliki uang, Kardi yang saban hari berjualan keripik tempe itu akhirnya nekat mencuri burung. “Nah, kalau saya ndak bisa ngangsur, saya kan ndak bisa berobat pak. Saya kepepet pak,” imbuhnya.

Menurut Kardi, uang hasil berjualan keripik sudah habis. Bahkan dia terpaksa menjual gerobaknya untuk biaya melahirkan anaknya. “Gerobak sudah saya jual pak, untuk biasa operasi sesar istri saya. Saya keliling itu memang mau cari uang. Nah, dapat burung itu,” timpalnya.

Meski terus berdalih kepepet, tindakan Kardi tidak bisa dibenarkan di mata hukum. Kapolsek Sragi AKP Sukirwanta mengatakan bahwa pelaku mencuri burung Ciblek, milik M Jaelani, 41, warga Dukuh Tanjung Desa Rembun Kecamatan Siwalan. “Pelaku ini memang mengincar burung itu. Saat kejadian, burung milik korban ditaruh di halaman rumah,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam aksi tersebut, pelaku menggunakan sepeda motor Honda Revo, B 3009 BSG yang terparkir sekitar 50 meter dari lokasi. Namun sebelum sampai ke sepeda motornya, sejumlah warga mengetahui aksi pencurian itu. Kardi yang tak bisa mengelak, sempat menjadi sasaran amarah warga. “Dipergoki warga, sempat dihakimi massa. Lalu segera kami bawa ke Mapolsek,” imbuhnya.

Dari tangan tersangka, kata Sukirwanta, pihaknya mengamankan burung Ciblek milik korban dan sepeda motor yang digunakan pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 364 KUHP tentang pencurian. (hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -