Korem 071/Wk Pamer Kekuatan Tempur

335
ANTUSIAS: Sejumlah warga Purwokerto merasakan tumpangan kendaraan tempur milik TNI, berkeliling kota. (Kodam IV for Jawa Pos Radar Semarang)
ANTUSIAS: Sejumlah warga Purwokerto merasakan tumpangan kendaraan tempur milik TNI, berkeliling kota. (Kodam IV for Jawa Pos Radar Semarang)

PURWOKERTO – Korem 071/Wk pamer kekuatan tempur dengan menggelar konvoi alutsista membelah Kota Purwokerto, Selasa (5/5) lalu. Salah satu kendaraan perang yang menyita perhatian dan menjadi unggulan adalah tank Leopard produksi Prancis. Kendaraan perang tersebut memiliki berat sekitar 60 ton dan dijadikan sebagai alat utama sistem senjata TNI.

Selain itu juga ada kendaraan tempur lainnya yang dipamerkan seperti Tank AMX, Panser Anoa, Rantis Panhard, Rantis Baracuda Polri, serta kendaaran lain TNI melaksanakan kegiatan konvoi membelah kota Purwokerto.

Konvoi kendaraan tempur TNI dan Polri sejauh kurang lebih 10 kilometer tersebut dimulai dari GOR Satria Purwokerto menyusuri Jalan Dr Suharso, Jalan Kaliputih, Jalan Komisaris Bambang Suprapto, Jalan Overste Isdiman dan kembali menuju GOR Satria Purwokerto. Konvoi tidak hanya semata kendaraan tempur TNI dan Polri saja, akan tetapi dilaksanakan bersama dengan warga masyarakat sekitar Purwokerto yang sedang mengunjungi pameran Alutsista Korem 071/Wk.

Dalam konvoi tersebut, warga masyarakat berkesempatan naik di atas kendaraan tempur TNI berkeliling kota Purwokerto. Tidak hanya tua, muda, anak-anak pun turut serta berkeliling dengan kendaraan tempur TNI tersebut.

Mereka takjub akan kedatangan kendaraan tempur TNI yang melintas dijalanan kota. Warga masyarakat Purwokerto baru kali pertama melihat secara langsung jalannya kendaraan lapis baja milik TNI. Selama ini mereka hanya tahu dan melihat melalui televisi.

Seperti halnya yang disampaikan salah seorang warga yang berkesempatan turut serta berkeliling naik kendaraan tempur TNI. Edi, 26, menyatakan sangat bangga dapat naik tank milik TNI dengan berkeliling kota. Dia berharap agar kegiatan semacam ini dapat berkelanjutan di tahun mendatang. ”Karena dengan kegiatan semacam ini, masyarakat dapat mengetahui dan mengenal TNI beserta peralatan yang dimiliki TNI,” katanya.

Danrem 071/Wk Kolonel Inf Edison, menyampaikan bahwa konvoi yang dilaksanakan ini untuk mengenalkan TNI dan perlengkapannya kepada masyarakat, agar masyarakat dapat mengetahui tentang TNI dan perlengkapannya. ”Karena TNI dan perlengkapannya milik rakyat, peralatan TNI milik kita bersama. TNI dan masyarakat harus dapat menjaga secara bersama-sama,” ujarnya. Selain itu, konvoi kendaraan tempur TNI ini sebagai wahana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan sebagai wahana persatuan dan kesatuan bangsa. (*/zal/ce1)