Lima Pejudi Togel Dibekuk

273
DIINTEROGASI: Kasat Reskrim Polres Kendal Iptu Fiernando Andriansyah saat memeriksa lima pelaku judi togel, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIINTEROGASI: Kasat Reskrim Polres Kendal Iptu Fiernando Andriansyah saat memeriksa lima pelaku judi togel, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIINTEROGASI: Kasat Reskrim Polres Kendal Iptu Fiernando Andriansyah saat memeriksa lima pelaku judi togel, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL-Meski sudah dilakukan razia berkali-kali, peredaran judi toto gelap (togel) di Kendal masih marak. Bahkan pengecer kupon togel kini semakin cerdik dalam mengakali aparat kepolisian. Banyak rumah makan, jadi sarang penjualan togel. Selain itu, penjualan togel juga dilakukan lewat pesan singkat handphone atau SMS. Hal itu terungkap dari penangkapan aparat Polres Kendal yang berhasil menangkap tiga pelaku judi togel. Dua di antaranya adalah penjual dan tiga lainnya pembeli kupon judi togel. Satu pelaku penjual ditangkap basah saat menjual togel di warung makan dan satu lainnya menjual dengan cara mobile atau menghampiri pemesan.

Polres yang mendapatkan laporan dari masyarakat langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan setelah dipastikan adanya transaksi jual beli kupon togel. Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah uang dan beberapa bendel kupon togel yang akan dijual. Selain itu, menyita handphone (HP) yang digunakan untuk transaksi jual beli kupon.

Dua pelaku penjual kupon togel adalah Heru Purnomo, 34 warga Bugangin, Kendal, dan Supriyadi, 41, warga Penyangkringan, Weleri. Pada saat menangkap kedua pelaku, polisi juga menangkap tiga warga sekitar yang menjadi pembeli judi togel.

“Semua pelaku kami lakukan penahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan nantinya. Para pelaku kami jerat dengan pasal 303 KUHP. Ancaman pidananya paling lama 10 tahun penjara,” ujar Kapolres Kendal AKBP Widi Atmoko, kemarin.

Widi mengimbau kepada masyarakat jangan segan ataupun ragu melapor kepada aparat kepolisian jika menemukan atau mengetahui adanya perjudian di lingkungan sekitarnya. “Jangan takut, kami akan jamin kerahasiaan laporan,” tandasnya.

Ia juga juga meminta agar masyarakat jangan mudah untuk terjerat dari lingkaran judi togel. Baik itu sebagai penjual maupun pembeli. Sebab, judi tidak hanya merusak moral, tapi juga membawa kemiskinan. “Selain itu jika tertangkap ancamannya pidana penjara,” katanya. (bud/aro)