Saatnya Sahabat Wisma Sehati Juara WNBL

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SPORT JANTUNG: Tertinggal hingga di dua kuarter awal, Sahabat Wisma Sehati Semarang sukses membalikkan keadaan dan menekuk Tomang Sakti (Tomsak) Mighty Bees Jakarta dengan skot 67-61 di Hall Basket Senayan Jakarta, Rabu (6/5) malam. (JPNN)
SPORT JANTUNG: Tertinggal hingga di dua kuarter awal, Sahabat Wisma Sehati Semarang sukses membalikkan keadaan dan menekuk Tomang Sakti (Tomsak) Mighty Bees Jakarta dengan skot 67-61 di Hall Basket Senayan Jakarta, Rabu (6/5) malam. (JPNN)

SEMARANG – Sahabat Wisma Sehati Semarang mengulang sukses tahun lalu, menembus grand final IndiHome Women’s National Basketball League (WNBL) 2014-2015. Di musim ke empat ini kompetisi bola basket profesional wanita tersebut, Sahabat berharap mampu merebut gelar champion.

Musim kompetisi lalu, Yuni Anggraeni dkk berada di posisi runner up setelah di partai puncak tunduk atas Tomang Sakti (Tomsak) Mighty Bees Jakarta dengan skot tipis 54-56. Musim sebelumnya yaitu 2013-2014, Sahabat harus puas di pertingkat tiga. Nah, musim ini, gelar champion berada di depan mata tim asuhan Xaverius Wiwid itu setelah sebelumnya di semi final, Sahabat sukses revans atas juara bertahan Tomsak 67-61 di Hall Basket Senayan Jakarta. “Anak-anak tampil bagus saat lawan Tomsak. Kami sukses keluar dari tekanan di kuarter penentuan. Padahal pada tiga kuarter sebelumnya kami terus tertekan. Perjuangan anak-anak luar biasa,” kata Xaverius Wiwid dihubungi kemarin.

Perjuangan Sahabat belum usai. Untuk mewujudkan mimpi menjadi juara, para pemain harus berkerja lebih keras dan pelatih harus lebih cermat. Di grand final yang akan digelar malam (8/5) nanti, Yuni Anggraeni harus bentrok versus juara regular season, Surabaya Fever. Tim polesan Wellyanto Pribadi itu berhasil melaju ke grand final setelah atas Merah Putih Predators Jakarta 74-50, Rabu (6/5). “Memang kita butuh kerja ekstra keras untuk bisa mengalahkan Fever. Tapi tidak ada yang tidak mungkin asal anak-anak mau terus kerja keras menjaga konsistensi pada grand final besok (hari ini, Red),” sambung Wiwid. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -