SMK 3 ke Semi Final

251
MENGUASAI PERTANDINGAN: Pertandingan  LIPIO SMA/SMK Kota Semarang 2015 antara SMA 3 (Putih) melawan SMA Terang Bangsa (Orange). Laga berakhir 5-0 untuk SMA Terang Bangsa dan memastikan lolos ke semi final. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
MENGUASAI PERTANDINGAN: Pertandingan LIPIO SMA/SMK Kota Semarang 2015 antara SMA 3 (Putih) melawan SMA Terang Bangsa (Orange). Laga berakhir 5-0 untuk SMA Terang Bangsa dan memastikan lolos ke semi final. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – SMK 3 bermain imbang 2-2 melawan SMA Sultan Agung dalam babak penyisihan grup Liga Pelajar Indonesia (Lipio) SMA Semarang di Stadion Citarum, kemarin. Hasil ini membawa SMK 3 sukses mewakili Grup A menuju babak semi final.

Tim besutan Suripto bisa dibilang kuda hitam. SMK 3 yang tahun lalu sudah tersisih di babak penyisihan, kini tampil garang. Meski sempat dibantai 2-9 oleh SMA Terang Bangsa, SMK 3 tidak patah arang. SMA 3 menjadi pelampiasan SMK 3 dengan skor 3-1. “Sekarang (kemarin, Red) draw dengan SMA Sultan Agung. Ini berarti kami tetap lolos karena Grup A diambil dua tim yang maju ke babak perempat final,” ungkap Suripto.

Permainan tim SMK 3 memang cukup taktis. Membuka skol lewat gol di menit 25 lewat Anggar Mardi, SMK 3 menggandakan keunggulan lewat Budi Santoso di menit 45. Sayang, wasit terpaksa mengeluarkan satu pemain dari lapangan setelah salah satu pemain terkena kartu merah. Bermain hanya dengan 10 pemain, SMK 3 tidak kuat menahan gempuran Sultan Agung dan akhirnya dua gol balasan bersarang ke gawang SMK 3. “Sebenarnya bisa menang. Tapi karena pemain tidak bisa mengendalikan emosional, akhirnya harus berakhir seri,” paparnya.

Di babak semi final, SMK 3 akan menghadapi SMA 14, Sabtu mendatang. SMA 14 sukses menjadi juara grup C setelah mempermalukan SMA 2 dengan skor 6-1. Meski mengantongi skor yang sama dengan rivalnya, SMA 10, tapi menang selisih gol lantaran SMA 10 hanya memasukan 2 gol ke gawang SMA 2. “Kami memang sudah menargetkan minimal bisa masuk ke perempat final,” tandas pelatih SMA 14, Budiono. (amh/smu)