UPTD Disdik Ungaran Barat Diduga Lakukan Pungli

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PUNGUTAN LIAR : Surat edaran pungutan pembangunan gedung UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Ungaran Barat membuat sejumlah orang tua murid dan guru mengeluh adanya pungutan tersebut. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PUNGUTAN LIAR : Surat edaran pungutan pembangunan gedung UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Ungaran Barat membuat sejumlah orang tua murid dan guru mengeluh adanya pungutan tersebut. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Pungutan pembangunan gedung UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Ungaran Barat dikeluhkan sejumlah orang tua murid dan beberapa guru se-Kecamatan Ungaran Barat. Kamis (7/5) kemarin, beberapa orang tua murid mengadu ke DPRD Kabupaten Semarang terkait pungutan uang Rp 2000-5000 oleh UPTD Dinas Pendidikan (Disdik) Ungaran Barat.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan UPTD Disdik Ungaran Barat, disebutkan bahwa dalam rangka perbaikan gedung UPTD Dinas Pendidikan, siswa diharapkan memberikan sumbangan kembali minimal Rp 2000. Sumbangan dikumpulkan paling lambat Jumat (8/5).

Sekretaris Komisi B, DPRD Kabupaten Semarang, The Hok Hiong mengatakan, mereka yang mengeluh adanya pungutan dan mengadu ke sini bukan hanya orang tua murid, tetapi guru juga. Sejumlah orang tua murid mengadu karena merasa ada pungutan yang dinilai tidak tepat. Sebab murid dan guru diminta iuran untuk membangun gedung UPTD Disdik Ungaran Barat. Padahal pembangunan maupun renovasi gedung milik pemerintah menjadi kewajiban Pemkab Semarang untuk membiayainya.

“Ada orang tua murid yang lapor ditarik iuran Rp 2000. Bahkan gurunya juga sambat ke sini karena diminta iuran Rp 5000. Apa tidak ada dana lain to? Kok menarik siswa SD, ini sama saja mengemis. UPTD itu tugasnya mengatur SD se-kecamatan, kok malah menyuruh kepala sekolah melakukan perbuatan yang tidak pas. Ini juga termasuk pungutan liar,” tutur The Hok Hiong, Kamis (7/5) kemarin.

The Hok meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera menyikapi masalah tersebut. Sehingga UPTD tidak membuat kebijakan yang menyimpang. “Sebenarnya seperti apa sih gedungnya, apakah mau ambruk atau bagaimana, kok minta sumbangan? Jangan sekali-kali membuat kebijakan yang menyimpang lah,” ungkap The Hok sembari menunjukkan surat edaran penarikan iuran.

Menyikapi masalah tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan survei sejumlah gedung UPTD, apakah masih bagus atau tidak. Dan mana saja yang mendesak untuk diperbaiki. Jika tidak ada anggaran untuk perbaikan, dinas segera menganggarkan. “Kalau tidak ada anggaran ya dianggarkan. Tapi kok malah menyuruh kepala sekolah menarik iuran. Terus pertanggungjawabannya bagaimana,” kata Bambang.

Apa ada indikasi uangnya masuk ke kantong pribadi oknum UPTD? “Saya belum melihat hal itu. Tapi jika merenovasi atau membangun kantor pemerintah, uangnya dimintakan ke murid-murid, itu tidak tepat,” katanya. (tyo/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -