Harus Banyak Inovasi dan Marketing yang Bagus

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KREATIF: Umar Izzul Islami yang kuliah sambil berbisnis. (RICKY DOUGLAS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Umar Izzul Islami yang kuliah sambil berbisnis. (RICKY DOUGLAS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Umar Izzul Islami tak hanya kuliah. Namun ia juga menekuni bisnis es krim. Awalnya hanya di gerobak, kini berkembang menjadi kedai es krim. Seperti apa?

RICKY DOUGLAS

SAAT ini, Umar Izzul Islami tercatat sebagai mahasiswa semester VI jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro (Undip). Umar –sapaan akrabnya-termasuk mahasiswa kreatif. Selain sibuk kuliah, Umar juga menekuni bisnis.

Ia menyadari, saat ini setiap generasi muda dituntut kreatif. Apalagi lapangan kerja sekarang semakin terbatas. Karena itu, saat masih kuliah, Umar sudah mempersiapkan diri dalam menyongsong dunia kerja dengan merintis wirausaha.

”Apalagi akhir tahun 2015 ini kan memasuki pasar bebas ASEAN. Karena itu, kita harus pandai bersaing biar tidak tertinggal dengan negara lain. Jangan takut memulai bisnis, lihat dahulu pangsa pasarnya. Saya rasa orang-orang Indonesia itu kreatif dan inovatif semua, hanya tinggal diperbaiki marketingnya,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang belum lama ini.

Pemuda kelahiran Manado 6 Februari 1994 ini merintis wirausaha sesuai kesukaannya menyantap es krim. Ia mengusung es krim dengan nama brand Fellas.

”Saya suka bisnis sejak baca salah satu buku marketing. Awalnya saya hanya buka lapak di PKM Undip. Lalu ikut bazar-bazar kampus. Kini saya membuka kedai es cream and drink di Jalan Timoho II, Bulusan, Tembalang,” katanya.

Cowok berkacamata dengan kulit yang sawo matang ini menjelaskan, nama Fellas merupakan usulan dari teman-teman dekatnya. ”Jadi, usaha ini memang mengusung konsep kehangatan sebuah pertemanan,” ucapnya.

Bisnis itu dirintis sejak September 2014. Adapun menu yang ditawarkan antara lain roti bakar es cream, es cream cup, es cream corn, taro, milkshake, dan sebagainya.

Meski belum setahun buka usaha, namun bisnis es krimnya semakin berkembang. Hasilnya pun tidak kecil. Selain bisa menabung, Umar juga bisa membiayai kuliahnya dari hasilnya berbisnis tersebut. Selain itu, usahanya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Ditanya kendala dalam berbisnis, Umar menyebut semakin banyaknya pesaing dengan bisnis serupa. ”Karena itu, kita harus punya banyak inovasi dan marketing yang bagus. Sebenarnya itu semua saya anggap sebagai tantangan bukan kendala,” ungkap pemuda murah senyum ini. (*/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -