Kejari Pantau Harini 24 Jam Nonsetop

303

KALIBANTENG – Kondisi kesehatan tersangka kasus dugaan korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) 2007, Harini Krisniati, mulai membaik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang terus mendampingi selama Harini menjalani perawatan di RS Telogorejo, Semarang.

Kepala Kejari Semarang Dr Asep Nana Mulyana melalui Kasi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus), Sutrisno Margi Utomo, mengatakan, sejak pembantaran, Harini selalu mendapat pengawasan dari petugas Kejari Semarang. Pengawasan kondisi kesehatan terhadap mantan Sekda Kota Semarang ini dilakukan 24 jam nonsetop.

”Terkait perawatan di RS, karena statusnya pembantaran, kami tugaskan staf kami untuk menjaga dan berkoordinasi secara kontinu dengan pihak rumah sakit. Kami hanya memantau saja. Kami bagi dua shift. Setiap shift dijaga dua orang selama 24 jam,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sutrisno menyebutkan, tidak ada batas waktu kapan permohonan penangguhan penahanan dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan penasihat hukumnya, diputuskan. ”Tidak ada batas waktu. Kami masih pertimbangkan. Kami juga masih menunggu perkembangan medis dari RS dan iktikad baik dari tersangka,” ujar Sutrisno.

Humas RS Telogorejo, Prabaniardi Paramita, mengatakan, mengenai kondisi pasiennya (Harini), diakuinya, masih dalam perawatan dokter. ”Saat ini masih diobservasi, mencari tahu sakitnya apa? Dulu awal masuk tensinya tinggi, beliau (Harini) juga shock. Namun secara detail yang lebih tahu dokter Mas,” ujar wanita yang akrab disapa Mita ini kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (8/5).

Mita mengaku, kondisi kesehatan Harini sudah membaik. Namun ia tidak mengetahui akan dirawat sampai kapan. Mita mengatakan, jika dokter sudah menyatakan kondisi Harini baik, berarti yang bersangkutan sudah selesai perawatannya. ”Kalau sudah sembuh pasti akan direkomendasi untuk keluar (pulang) dari RS (rumah sakit) Mas, tentunya yang lebih tahu dokter,” ungkapnya.

Mita mengakui, ada pemantauan atau pendampingan dari Kejari Semarang secara rutin. Di RS Telogorejo, Harini dirawat di Gedung Amarilis. ”Masalah pemantauan kejari 24 jam. Secara detailnya belum paham Mas, cuma katanya sih dari awal kejari memang mengatakan akan memantau 24 jam. Biasanya ada dua petugas kejari yang didampingi dua anggota keluarga beliau (Harini),” ujarnya.

Seperti diketahui, Harini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi program SPA pada 6 Januari lalu. Ia dijerat pasal 2 dan 3 undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi. Pada 28 April lalu, ia ditahan, tapi statusnya hingga kini dibantarkan karena sakit. (bj/aro/ce1)