Leher Disayat Pecahan Kaca

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SADIS: Tri Purnomo, 31, tersangka pembunuh juragan kayu, Hj Suparti, memperagakan aksi kejinya satu per satu, di hadapan petugas kepolisian. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
SADIS: Tri Purnomo, 31, tersangka pembunuh juragan kayu, Hj Suparti, memperagakan aksi kejinya satu per satu, di hadapan petugas kepolisian. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEDURUNGAN – Entah pikiran apa yang merasuki tersangka Tri Purnomo, 31, warga Jalan Selomulyo Mukti Timur VII No 462 RT 2 RW 8, Kelurahan Tlogo Mulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, seketika berperilaku bengis. Hanya karena ingin memiliki uang secara cepat dan instan, ia tega menghabisi juragan kayu di Semarang, Hj Suparti, 53, dengan kejam.

Usai perut korban ditusuk menggunakan gunting, ia juga menyayat leher korban menggunakan pecahan kaca. Wanita yang sudah dikenal akrab itu pun terkapar bersimbah darah di kios tempatnya berjualan kayu di Jalan Brigjen Sudiarto 476 Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (18/4) lalu. Uang Rp 2,2 juta milik korban dibawa kabur oleh tersangka.

Berkat kerja keras tim jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Semarang dan Polsek Pedurungan, Purnomo diringkus di warung kompleks Terminal Giwangan, Jogjakarta, Rabu (22/4/2015), lima hari setelah kejadian.

Aksi sadis tersebut diperagakan oleh tersangka dengan disaksikan sejumlah penyidik Reskrim dan pihak Kejaksaan Negeri Semarang dalam rekonstruksi (reka ulang) di lokasi kejadian, Jumat (8/5) kemarin. Ia diminta memperagakan sejumlah adegan.

Melalui reka ulang tersebut, diketahui tersangka memiliki niat menghabisi nyawa korban dan merampas uang Rp 2,2 juta setelah mengambil handphone miliknya yang tertinggal di tumpukan kayu di kios milik korban.

Adegan demi adegan diperagakan. Peragaan paling sadis terlihat dalam adegan kelima, tersangka menusukkan gunting ke perut korban. Setelah itu, ia juga menyayat leher korban menggunakan pecahan kaca. ”Pembunuhan terjadi pada adegan kelima, yakni dilakukan dengan cara menusuk perut korban menggunakan gunting. Kemudian tersangka mengambil pecahan kaca di sekitar lokasi dan disayatkan ke leher korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Pedurungan, AKP Mohamad Bahrain di lokasi kejadian, kemarin.

Dijelaskan Bahrain, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bongkar muat pasir di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP), memang sering berkunjung di kios milik korban. Mereka sudah kenal akrab. ”Usai membunuh, tersangka kemudian mengambil uang yang disimpan di tempat penyimpanan uang, lalu ia kabur,” ungkapnya.

Tersangka sendiri mengaku melakukan hal itu karena terimpit kebutuhan. ”Saya mempunyai tanggungan utang Rp 8 juta dan belum bayar kreditan motor. ”Uang Rp 2,2 juta, saya pakai bayar cicilan motor Rp 880 ribu. Sisanya buat makan,” ujar tersangka.

Rekonstruksi tersebut mengundang perhatian masyarakat sekitar untuk berbondong-bondong menyaksikan ekspresi wajah tersangka yang sadis tersebut. Bahkan sejumlah warga tampak kesal, dengan memaki tersangka.

Purnomo ditangkap setelah polisi mendapat petunjuk dari jejak puntung rokok yang sempat diisap tersangka. Setelah puntung rokok itu diteliti di laboratorium, penyidik mendapat petunjuk siapa pelaku pembunuhan tersebut. Suami korban biasanya mengisap rokok Sukun, namun di tempat itu ditemukan puntung rokok Djarum. Selain itu, sebuah handphone merek Sharp yang ditemukan di lokasi kejadian juga menjadi barang bukti, bahwa handphone tersebut milik pelaku. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -