Lolos Seleksi Sekda, Mukaromah Berseri-Seri

598

KAJEN-Setelah dilakukan proses wawancara dengan Bupati Pekalongan, tiga kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) akhirnya diumumkan. Satu dari tiga nama adalah Mukarromah Syakur, Asisten I Setda Kabupaten Pekalongan yang kini menjabat sebagai Plt Sekda.

Saat ditemui wartawan, Senin (11/5) kemarin, Mukarromah enggan berkomentar terkait keberhasilannya menyelesaikan berbagai rangkaian tes yang diselenggarakan Panitia Seleksi (Pansel) Sekda. “Ibaratnya saya ya seperti anak SMA yang mengikuti ujian. Kemudian menunggu hasil kelulusan,” ungkapnya sembari tersenyum.

Disinggung terkait kesiapannya jika nanti dirinya yang duduk di jabatan Sekda, Mukarromah yang terus berjalan mengiyakan dengan berkata sebaliknya. “Saya ndak bilang begitu (siap, red) lho ya,” ujarnya dengan wajah yang berseri-seri sebelum masuk ke mobil dinasnya.
Selain Mukarromah, dua nama lain yakni Bambang Irianto yang kini menjabat sebagai Kepala Bappeda dan Muhammah Afib, Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Pekalongan.

Bupati Pekalongan, Amat Antono mengatakan, Senin pagi, pihaknya telah mengadakan tes terakhir untuk tiga calon Sekda tersebut. “Tadi pagi, saya sudah wawancara, tiga orang yang diusulkan oleh panitia seleksi. Mukaromah, Bambang Irianto dan Muhammad Afif,” kata Antono di sela peresmian jembatan darurat di Desa Bugangan Kecamatan Kedungwuni.

Terkait hasil wawancara, Antono mengatakan, tiga kandidat Sekda itu memiliki takaran kualitas yang hampir sama. Oleh karena itu, Antono berujar, pihaknya akan mengonsultasikan dengan Gubernur Jateng dalam waktu dekat ini. “Semuanya bagus, saya akan konsultasikan. Itu tergantung dari gubernur. Harapannya bulan ini bisa dilantik,” kata dia.

Sebelumnya, seleksi pemilihan Sekda Kabupaten Pekalongan diikuti sebanyak tujuh calon. Adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pekalongan, Ir Bambang Irianto M.Si; Kepala PSDA dan ESDM, Ir Bambang Pramukanto MS.i; Asisten Sekda, Dra Mukaromah Syakoer MM; Asisten Sekda, Hari Suminto, SH MH; Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Muhammad Afib, S.Sos; Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Sutanto Setiabudi M.Kes; dan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Drs Yoyon Ustar Hidayat M.Si. Mereka kemudian mengikuti berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes administrasi, kompetensi bidang, manajerial, makalah, gagasan tertulis dan wawancara.

Ketua Tim Pansel Sekda, Suryani mengatakan bahwa penilaian yang dilakukan sangat objektif. Setelah berbagai proses, pihaknya menentukan tiga nama. “Finalnya ada di tangan bupati setelah proses konsultasi dengan Gubernur Jateng,” jelasnya.
Rentetan seleksi itu dimulai dengan adanya pendaftaran yang dibuka pada 12 Maret hingga 1 April 2015. Tujuh calon, dari hasil seleksi administrasi yang dilaksanakan pada 2-4 April semua dinyatakan lolos.

Setelah menjalani seleksi administrasi, para calon menapaki tahapan uji gagasan tertulis yang dihelat 13 April. Dalam rentang waktu 8-14 April, juga telah dibuka kesempatan masyarakat untuk merespon terkait rekam jejak tujuh calon tersebut. Setelah itu, dilakukan wawancara pada 17 April sebelum tes kompetensi pada 22-23 April. (hil/ida)