Abrasi, Pantai Ujungnegoro Sepi Pengunjung

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DITERJANG ABRASI : Meluasnya abrasi hingga merusak dermaga, Objek Wisata Pantai Ujungnegoro kini tak menarik lagi. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITERJANG ABRASI : Meluasnya abrasi hingga merusak dermaga, Objek Wisata Pantai Ujungnegoro kini tak menarik lagi. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Kendati Pemkab Batang telah membangun jalan tembus sepanjang 1,8 kilometer yang menggabungkan objek wisata Sigandu dan Ujungnegoro, namun kunjungan wisatawan tetap sepi dan cenderung menurun. Selain disebabkan ganasnya bencana abrasi yang menggerus wilayah pantai dan merusak dermaga, diperparah adanya larangan mandi yang dibuat oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Batang.

Wasdiyah, 47, warga Desa Kalipucang, Kecamatan/Kabupaten Batang, mengungkapkan bahwa meluasnya abrasi yang terjadi di Pantai Ujungnegoro, menyebabkan objek wisata tersebut tak lagi layak untuk dikunjungi. Apalagi abrasi semakin meluas sehingga merusak dermaga perahu, yang menjadi andalan bagi pengunjung di objek wisata Pantai Ujungnegoro. Sehingga tak lagi dapat digunakan.

“Nyaris tak ada lagi yang bisa dinikmati pada objek wisata Pantai Ujungnegoro ini. Ombaknya besar, abrasinya kian meluas, bahkan pantainya pun kotor,” ungkap Wasdiyah.

Hal serupa juga dikatakan oleh penjaga tiket masuk yang ada di objek wisata Pantai Ujungnegoro, Zaenal Abidin. Menurutnya, kunjungan wisatawan pada objek wisata Pantai Ujungnegoro, semakin hari kian menurun karena adanya abrasi. “Kunjungan ramai hanya pada hari libur. Itupun tidak sampai 200 orang per harinya,” kata Zaenal.

Zaenal mengungkapkan bahwa sejak adanya isu pembangunan PLTU di lokasi Ujungnegoro dan seringnya terjadi konflik pada daerah tersebut, membuat kunjungan pada objek wisata Pantai Ujungnegoro tak lagi menarik karena sering terjadi keributan. “Faktor keamanan juga menjadi salah satu penyebab menurunnya kunjungan pada obyek wisata Pantai Ujungnegoro,” tandas Zaenal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Batang, Mardjoko, menjelaskan bahwa wilayah pesisir atau pantai yang ada di Kabupaten Batang, kondisinya saat ini mengalami abrasi, sedimentasi dan pencemaran baik sampah organik, maupun non organik yang berasal dari daratan maupun laut hingga sepanjang pantai yakni 38,75 kilometer. “Termasuk objek wisata Pantai Ujungnegoro mengalami abrasi. Bahkan sampah dari daratan juga mencemari wisata pantai tersebut,” jelas Mardjoko. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -