Terpikat Senam

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG
EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG

SHAHNAZ Aprilia menggilai kegiatan olahraga senam. Bagi mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) semester IV ini, senam tak hanya mampu membuat tubuh lebih sehat, tapi juga mampu membantuk tubuh lebih proporsional.

”Itulah kenapa para ibu-ibu sangat menyukai kegiatan senam. Karena mereka juga menginginkan bentuk tubuhnya kembali proporsional. Selain sehat tentunya. Senam juga salah satu olahraga yang mudah, murah, dan bisa dilakukan siapa saja tanpa ada batasan usia,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Dara kelahiran Jakarta, 23 April 1995 silam ini, selain sibuk dengan aktivitasnya sebagai mahasiswi di Unnes, juga menjadi pengajar senam di berbagai tempat. ”Selain kuliah, saya juga ngajar senam di Ungaran dan Semarang, di kampus juga kalau pas ada kegiatan. Hasilnya lumayan bisa buat tambahan uang saku sebagai anak kos,” ucapnya sambil tersenyum.

Kesukaan Shahnaz pada senam sejak masih SMA. Saat itu, ia galau akan berat badannya yang mencapai 67 kg. Ia pun berusaha keras untuk menurunkan berat badannya. Mulai program diet ketat, hingga berolahraga di gym. ”Dari situ saya menyukai olahraga dan ketika masuk FIK, saya bergabung dengan UKM senam hingga sekarang. Sekarang berat badan saya pada angka 50 kiloan, jadi lebih proporsional,” bebernya.

Menurutnya, senam harus terus didorong menjadi olahraga masyarakat. Karena dengan melakukan senam secara rutin, mampu membuat tubuh menjadi lebih fit. ”Jadi, kalau mau suka senam jangan sampai menunggu jadi ibu-ibu dulu. Bisa pilih senam aerobik, zumba, thai boxing ataupun hip hop. Itu sangat bagus untuk menjaga vitalitas tubuh,” katanya.

Selain itu, kata Shahnaz, senam juga bisa untuk menjaga mood tetap bagus, selalu gembira, dan menambah pertemanan.
”Kalau di Semarang, minat generasi muda ikut senam sudah mulai tumbuh. Itu terbukti ketika ada kegiatan senam, tidak hanya ibu-ibu saja yang ikut, tapi juga remaja. Kalau di kampung halaman saya di Bogor, sepertinya masih kurang. Karena itu, setelah lulus nanti dan pulang ke Bogor, saya ingin memasyarakatkan senam agar disukai generasi muda,” ungkapnya. (ewb/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -