Dewan Ramai-Ramai Maju Pilkada

343

SEMARANG – Hasrat untuk menjadi kepala daerah sepertinya mulai muncul dari dalam diri sejumlah anggota DPRD Jateng. Buktinya, sejumlah anggota dewan ramai-ramai mencalonkan diri pada pilkada serentak Desember mendatang. Tidak main-main, dengan modal kekuatan yang dimiliki mereka mengincar kursi kepala daerah.

Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng, Asip Kholbihi mengatakan, dari 13 anggota Fraksi PKB DPRD Jateng misalnya, ada lima orang yang berhasrat untuk menjadi kepala daerah. Di antaranya adalah Sarif Abdillah (balon Bupati Wonosobo), Asip Kholbihi dan Sukirman (bakal calon Bupati Pekalongan), Arif Rahman (bakal calon Wakil Bupati Blora) serta Ida Nur Saadah (bakal calon Bupati Demak). ”Ada lima yang bakal ikut meramaikan pilkada. Mereka rata-rata dicalonkan dan diminta masyarakat,” katanya.

Menurut dia, niatannya untuk maju sebagai calon bupati atas permintaan masyarakat. Ia mengklaim dengan menjadi kepala daerah bisa lebih fokus untuk membangun wilayah. Sebab, jika hanya menjadi dewan Jateng, ia hanya bisa mengarahkan kebijakan ke daerah. ”Kalau jadi kepala daerah bisa lebih fokus untuk membangun daerah,” tambahnya.

Dari Fraksi PDIP, setidaknya ada tiga orang yang bakal meramaikan pilkada. Mereka yakni Joko Purnomo yang bakal maju sebagai balon Bupati Wonogiri, Soni Sumarsono untuk balon Wakil Bupati Sukoharjo, serta Dyah Kartika Permanasari untuk balon Bupati Semarang. ”Saya hanya menjalankan amanah dari partai,” kata Dyah Kartika Permanasari saat dimintai tanggapan.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jateng, Sriyanto Saputro mengatakan, dari 11 anggota fraksinya, sementara satu anggota maju sebagai balon bupati. Yakni Mirna Annisa yang merupakan pengganti antarwaktu (PAW) dari Agus Priyadi yang meninggal dunia. Mirna dipastikan bakal maju menjadi balon Wakil Bupati Kendal. ”Nama saya disebut untuk Kota Semarang. Tapi saya tetap konsen sebagai Ketua Desk Pilkada,” kata Sriyanto.

Anggota Fraksi PKS DPRD Jateng, Hadi Santoso mengatakan, dari 10 anggota di fraksinya, setidaknya ada delapan orang yang dijajaki untuk maju dalam pilkada. Meski begitu, ia enggan membeberkan lebih jauh terkait dengan siapa yang bakal diusung. ”Sekarang masih tahapan penjajakan, jadi siapa yang akan diusung belum muncul,” katanya. (fth/ric/ce1)