Begal Bersenpi Rampas Motor

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN – Komplotan begal bersenjata api dan bersajam beraksi di Jalan desa Ujung-ujung tepatnya di Dusun Karang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Dalam aksinya, pelaku yang berjumlah 6 orang dengan mengendarai 2 sepeda motor berhasil membawa kabur Honda Vario H 6561 ZL milik Rika Lestari, 33, warga Dusun Gondang Sari, Desa Regunung, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Korban tidak berani melawan, karena pelaku mengacungkan sajam dan senjata api sejis senapan angin.

Informasi yang berhasil dihimpun, insiden ini bermula ketika korban hendak pulang ke rumah. Seperti biasanya korban melintas di jalan Dusun Karang, Desa Ujung-ujung Kecamatan Pabelan. “Kondisi jalan sepi, karena lewat di pinggiran persawahan dan kebun milik warga,” kata korban Rika.

Sampai di tengah jalan, korban kaget karena dihentikan paksa enam orang berboncengan dua sepeda motor. Sebelum korban bertanya, dua pelaku menodongkan senapan angin dan seorang pelaku langsung menghunus parang lalu ditempelkan ke leher korban. Pelaku meminta korban menyerahkan sepeda motor Honda Vario warna hitam miliknya lengkap dengan STNK. “Pelakunya enam orang bawa senjata parang dan senapan angin. Saya tidak berani melawan karena mereka bawa senjata dan ujung parang sudah ditempelkan ke leher saya,” imbuhnya.

Korban yang seorang diripun akhirnya hanya bisa pasarah dan tidak berani melawan. Apalagi saat bersamaan kondisi sangat sepi dan tidak ada orang yang melintas. Dengan mudahnya, pelaku mengambil kendaraan beserta dengan STNK.

Saat pelaku sudah kabur, korban baru berani mencari pertolongan pada warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Sejumlah warga berupaya mengejar komplotan begal tersebut, namun warga kehilangan jejak. Korban selanjutnya melaporkan kasus tersebut di Mapolsek Pabelan. Hingga saat ini Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan tersebut.

Kasubag Humas Polres Semarang, AKP Endang Suprobo mengatakan, kasus tersebut hingga saat ini masih dalam penyelidikan polisi. “Korban sudah melapor, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata nya. (tyo/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -