Harga Bawang Naik Rp 10 Ribu

443
MEROKET: Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang harganya mulai naik pasca Pasar Johar yang menjadi pemasok pedagang eceran ludes terbakar. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEROKET: Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang harganya mulai naik pasca Pasar Johar yang menjadi pemasok pedagang eceran ludes terbakar. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Seminggu pasca terbakarnya Pasar Johar Sabtu (9/5) pekan lalu, ternyata mempengaruhi harga sejumlah bahan makanan di beberapa pasar tradisonal di Kota Semarang. Bahan makanan seperti sayur, dan buah-buahan mengalami kenaikan lantaran para pedagang di Pasar Johar biasanya mengambil barang mendistribusikan barang-barangnya ke pasar lain.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang di Pasar Peterongan Semarang, Karangayu dan Bulu, komoditas bahan pokok dan sayuran mengalami kenaikan yang cukup signifikan lantaran biasanya para pedagang mengambil barang dagangan dari pasar terbesar di Kota Semarang itu. Harga-harga sayuran, bawang merah, cabai, hingga beras naik cukup drastis di beberapa pasar tradisonal ini.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Peterongan, Tuminah, mengatakan jika kenaikan sayur-mayur cukup tinggi pasca terbakarnya Pasar Johar. Kenaikan yang paling tinggi terjadi pada bawang merah dan bawang putih. ” Pasokannya belum lancar, jadi harganya naik. Kenaikannya mencapai Rp 10 ribu pekilogramnya,” ujarnya.

Dijelaskan Tuminah, sebelumnya harga bawang merah pekilonya hanya Rp 20 ribu, sementara untuk bawang putih Rp 15 ribu/kg. Langkanya pasokan membuat harga bawang merah naik menjadi Rp 30 ribu dan bawang putih naik menjadi Rp 25 ribu/kg. “Selain bawang merah dan putih, sayuran lainnya juga naik antara Rp 2 ribu sampai Rp 4 ribu,” katanya, kemarin.

Kenaikan harga juga terjadi di Pasar Bulu. Harga cabai mengalami kenaikan yang cukup siginfikan, dari Rp 12 ribu/kg menjadi Rp 28 ribu/kg. “Harga sayuran dan buah naik, pasokannya belum lancar karena pedagang besar di Johar belum mendatangkan barang,” keluh Jumrotun pedagang Pasar Bulu.

Selain cabai, kenaikan juga terjadi pada sawi hijau yang kini menjadi Rp 5 ribu/ kg, dari harga Rp 3 ribu/kg, sawi putih dari harga Rp 4 ribu menjadi Rp 7 ribu/kg. “Kalau Johar belum pulih, dipastikan masih mahal. Soalnya stok barangnya susah, apalagi jelang bulan puasa,” tambahnya.

Pemandangan yang sama terjadi di Pasar Karang Ayu, komoditas buah biasnya di pasok dari pasar Johar pun kini mandek. Rubinah, salah satu pedagang buah mengaku hanya menghabiskan stok buah yang ada, namun jika pasokan belum juga lancar dikhawatirkan harga buah-buahan akan mengalami kenaikan. “Kalau pasokan terganggu, mungkin harganya akan naik. Saya harap pasokan tetap lancar dan pedagang pasar Johar sudah bisa berjualan agar tidak terjadi kelangkaan,” harapnya. (den/zal)