Ruddy Supriatna Terima Putusan Hakim

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MENERIMA: Ruddy Supriatna Widjaja, terdakwa dugaan korupsi penyimpangan keuangan dan kredit fiktif di Kantor Unit Pengelolaan Cabang (UPC) Pegadaian Pasar Mangkang Cabang Kaliwungu tahun 2014 saat mendengarkan putusan majelis hakim. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
MENERIMA: Ruddy Supriatna Widjaja, terdakwa dugaan korupsi penyimpangan keuangan dan kredit fiktif di Kantor Unit Pengelolaan Cabang (UPC) Pegadaian Pasar Mangkang Cabang Kaliwungu tahun 2014 saat mendengarkan putusan majelis hakim. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

MANYARAN – Terdakwa dugaan korupsi penyimpangan keuangan dan kredit fiktif di Kantor Unit Pengelolaan Cabang (UPC) Pegadaian Pasar Mangkang Cabang Kaliwungu tahun 2014, Ruddy Supriatna Widjaja, resmi menerima putusan majelis hakim atas vonis 3 tahun penjara terhadap dirinya. Ia menyatakan tidak mengajukan upaya hukum banding dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.

Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Ruddy, Tarwohadi SH. Dia menyebutkan kliennya (Ruddy) sudah cukup menerima atas putusan majelis. ”Kami menerima putusan hakim, meski masih berat,” katanya, Minggu (17/5).

Tarwohadi menyebutkan, oleh majelis hakim sebelumnya kliennya juga divonis pidana denda sebesar Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Namun hingga Kamis (14/5), batas waktu pernyataan sikap, kliennya tidak menyampaikan pendapat. ”Sebagai kuasa hukumnya, saya menyatakan menerima dan tidak mengajukan upaya banding. Vonis itu, sudah sesuai dengan apa yang terjadi,” katanya.

Sebelumnya, Ketua majelis hakim Annastacia Tyas N. menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Ruddy Suprijanta Widjaja dengan hukuman penjara selama 3 tahun penjara. Selain pidana badan dan denda, terdakwa juga dibebani membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 349.391.820. Dengan ketentuan, apabila sejak putusan inkracht tidak dibayar, maka seluruh harta benda terdakwa akan disita dan dilelang. Jika belum mencukupi, maka diganti dengan hukuman penjara selama 1 tahun.

Terdakwa dinilai hakim terbukti menyalahgunakan kewenangan dan kesempatan karena jabatannya dengan mengajukan kredit fiktif untuk memperkaya diri sendiri sehingga merugikan keuangan negara.

Terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi sesuai dakwaan JPU Kejari Semarang. Atas putusan itu, Ruddy menyatakan pikir-pikir demikian pula Jaksa. (bj/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -