Bobol Duta Buku, Sikat Rp 30 Juta

520
OLAH TKP: Petugas Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah TKP di Toko Duta Buku. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Petugas Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah TKP di Toko Duta Buku. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Petugas Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah TKP di Toko Duta Buku. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

CABEAN – Brankas penyimpan uang di Toko Duta Buku Jalan Jenderal Sudirman Semarang Barat dijebol pencuri. Akibatnya, uang Rp 30 juta di dalam brankas yang disimpan di ruang kasir lantai 2 raib dibawa kabur pelaku. Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV milik toko buku tersebut. Namun rekaman tidak jelas lantaran ruangan dalam kondisi gelap.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, aksi pencurian itu kali pertama diketahui office boy Toko Duta Buku, Eko, sekitar pukul 06.15. Saat itu, Eko bermaksud memulai pekerjaannya membersihkan lantai toko buku tersebut.

Saat memasuki lantai dua, Eko terhenyak mendapati kondisi ruang kasir dan office berantakan. Ternyata benar, setelah ruang kasir dicek, Eko mendapati brankas dalam kondisi rusak akibat dijebol. Eko langsung melaporkan kejadian tersebut kepada bosnya, Ali Akhsun Widjaya. ”Kami menemukan alat linggis dan gergaji besi di lokasi kejadian,” kata Ali kepada wartawan, Senin (18/5).

Dijelaskan, kondisi brankas penyimpanan uang di ruang kasir dirusak dengan cara dijebol. Selain itu, di lantai terdapat jejak bekas sepatu. ”Asbes penutup loteng di eternit lantai dua dijebol. Diduga pelaku masuk ruangan melalui eternit,” jelasnya.

Berdasarkan jejak yang ditinggalkan, pelaku sebelumnya memanjat bangunan di lantai dua menggunakan tangga yang terbuat dari bambu. ”Tangga tersebut masih tertinggal di lokasi,” katanya.

Selain itu, lanjut Ali, aksi pelaku sempat terekam CCTV yang terpasang di lokasi kejadian. Namun hasil gambar tidak jelas, karena suasana ruangan gelap.

”Diperkirakan pelaku beraksi Minggu (17/5) pukul 23.38. Sempat terlihat, pria menggunakan penutup wajah dan membawa senter. Wajah pelaku tidak jelas, karena kondisi ruangan gelap. Sorot lampu senter yang dibawa pelaku terus bergerak-gerak lebih dari satu jam,” ujarnya.

Akibat pencurian tersebut, Ali mengaku mengalami kerugian uang tunai Rp 30 juta, yang merupakan hasil penjualan buku dan alat tulis selama satu minggu.

Petugas Inafis Polrestabes Semarang yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menelusuri jejak sidik jari pelaku di sejumlah sudut ruangan dan memeriksa sejumlah barang bukti yang ditinggalkan pelaku di lokasi kejadian. (amu/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.