Jajan di Pasar Malam, Siswa SD Kesetrum

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Seorang siswa SD I Bebel, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan tewas tersengat arus listrik. Ketika belanja di Pasar Tiban yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Desa Wonokerto Kulon, kemarin petang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, kejadian itu bermula ketika bocah bernama ZR, 10, pergi ke Pasar Tiban bersama kedua orang tuanya.

Ayah korban, Taroji, 35, mengatakan, dia bersama istri dan anaknya (korban, red) mendatangi lokasi sekitar pukul 19.30. Namun suasana santai saat jalan-jalan bersama keluarga itu buyar. “Saya kaget, tiba-tiba ada teriakan anak meminta tolong. Ternyata anak saya. Lokasinya tak jauh dari pedagang es. Pedagang itu menggunakan sambungan listrik,” tuturnya sedih.

Taroji yang kebingungan mendapati anaknya pingsan langsung membawa korban ke dokter terdekat. Namun dokter menyarankan untuk segera dirujuk ke Rumah Sakit Budi Rahayu. “Saya bawa ke dokter Retno, lalu harus dirujuk, tapi sampai rumah sakit sudah meninggal,” timpalnya sembari meneteskan air mata.

Terpisah, Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi melalui Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Guntur Tri Harjani mengatakan bahwa pihaknya langsung mendatangi lokasi ketika mendapat laporan masyarakat. “Kami telah mengamankan barang bukti berupa kabel listrik sepanjang empat meter, untuk penyelidikan,” ungkapnya.

Terkait persitiwa itu, Tri mengimbau kepada para orang tua, untuk lebih jeli mengawasi anaknya ketika berada di tempat umum. “Peristiwa itu merupakan pelajaran berharga bagi para orang tua. Selain itu, kepada pedagang harus jeli, jangan melakukan sesuatu yang dapat membahayakan orang lain,” pungkasnya. (hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -