Penghasilan Minim, Jualan Togel

609
TERDESAK EKONOMI: Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin saat menginterogasi tersangka penjual kupon judi Togel Hongkong, Maryatin saat gelar perkara kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
TERDESAK EKONOMI: Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin saat menginterogasi tersangka penjual kupon judi Togel Hongkong, Maryatin saat gelar perkara kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
TERDESAK EKONOMI: Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin saat menginterogasi tersangka penjual kupon judi Togel Hongkong, Maryatin saat gelar perkara kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Merasa penghasilan sebagai tukang parkir minim, Maryatin, 30, warga Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang berusaha membuka konter judi Togel Hongkong (HK) sebagai penghasilan tambahan di rumahnya.

Alhasil, konter judi miliknya laris manis disambangi pelanggan. Dalam sehari, beromzet Rp 500 ribu dan mendapat untung bersih kurang lebih Rp 75 ribu per hari. Namun celaka, baru berlangsung tiga bulan, Maryatin tak menyangka tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Semarang menggerebeknya. Saat ini, terpaksa ia harus mendekam di dinginnya lantai sel tahanan Mapolrestabes Semarang.

”Saya kepepet kebutuhan ekonomi sehari-hari. Penghasilan saya sebagai tukang parkir minim dan tak mencukupi kebutuhan. Lalu saya membuka konter Togel Hongkong,” ujar Maryatin, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (18/5) siang.

Dia ditangkap di rumahnya di Kelurahan Gisikdrono, Semarang Barat oleh tim Reskrim, Kamis (14/5), sekitar pukul 21.00. Saat itu, aparat berbaju preman berpura-pura memasang taruhan judi Togel. Ayah satu anak itupun tak berkutik saat diringkus berikut sejumlah barang bukti. ”Saya jualan Togel Hongkong untuk mencari tambahan penghasilan. Berjualan Togel HK sejak tiga bulan lalu,” ujarnya.

Dia membuka konter judi Togel Hongkong di rumahnya. Mulai dibuka pendaftaran sekitar pukul 19.00 dan ditutup pukul 22.00. Sedangkan pengumuman undian dilakukan pukul 23.00. ”Omzet sehari Rp 500 ribu. Saya dapat 15 persen, atau untung bersih rata-rata Rp 75 ribu per hari,” ujarnya.

Maryatin mengaku membuka konter praktik judi Togel Hongkong setelah ditawari oleh seseorang yang saat ini masih dikejar polisi. ”Karena penghasilan saya kecil, maka saya mau. Lagian ini kan buat sampingan,” katanya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin mengatakan, pihaknya mengaku tak akan membiarkan praktik perjudian apa pun jenisnya yang berusaha melakukan operasi di wilayah hukum Polrestabes Semarang. ”Ini bandar judi Hongkong yang membuka konter di Kota Semarang. Kami akan terus memberantas praktik perjudian apa pun jenisnya,” katanya. (amu/ric/ce1)